Jakarta, CoreNews.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) resmi memperbarui Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan keamanan siber global Kaspersky, Senin (13/4/2026). Langkah ini menjadi babak baru kolaborasi strategis yang telah berjalan sejak 2021, dengan fokus memperkuat ketahanan siber Indonesia di tengak percepatan transformasi digital.
Pembaruan MoU ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan kedua lembaga. Deputi Bidang Strategi Keamanan Siber dan Kriptografi BSSN, Marsekal Madya TNI R. Tjahjo Khurniawan, mengatakan bahwa tantangan siber kian kompleks dan beragam. “Kami menghargai komitmen Kaspersky terhadap pasar Indonesia. Ke depan, kami ingin bersama-sama meningkatkan kesadaran dan membangun generasi baru ahli siber,” ujarnya dalam siaran pers, 13/4/2026.
Adapun empat pilar utama yang akan diperdalam dalam kemitraan ini meliputi kolaborasi kebijakan, kerja sama internasional, kolaborasi teknis, serta inisiatif bersama di bidang pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Sejak MoU pertama diteken pada 2021, BSSN dan Kaspersky telah aktif bertukar wawasan. Perwakilan BSSN bahkan sempat mengunjungi Pusat Transparansi Kaspersky di Swiss serta menghadiri KTT Analis Keamanan tahunan di Thailand dan Indonesia. Tak hanya itu, mereka juga mengikuti program peningkatan kapasitas siber (CCBP) dan pertukaran teknis di kantor pusat Kaspersky di Rusia.
Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik, Adrian Hia, menegaskan bahwa penguatan ketahanan siber menjadi sangat krusial seiring percepatan digital di Indonesia. “Kami bangga dapat memperbarui kolaborasi ini. Ke depannya, kami akan investasi pada pengembangan keterampilan dan kerangka kerja yang mendukung ketahanan siber nasional,” tuturnya.
Yang menarik perhatian, sepanjang tahun 2025 saja, solusi Kaspersky berhasil menggagalkan total 14.909.665 serangan berbasis internet yang menyasar pengguna di Indonesia. Angka ini menunjukkan betapa masifnya ancaman siber yang membayangi ekosistem digital Tanah Air.
Heng Lee, Director of Government Affairs and Public Policy Kaspersky untuk Asia Pasifik dan Jepang, menambahkan bahwa pihaknya merasa terhormat dapat meresmikan kerja sama lanjutan ini pada momen istimewa, yakni peringatan 80 tahun BSSN. “Dengan memanfaatkan keahlian global kami, kami berharap dapat berkontribusi nyata untuk lingkungan digital Indonesia yang lebih aman dan tangguh,” pungkasnya.













