Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kelas Menengah Bawah Susut 11 Juta Orang, Struktur Ekonomi Indonesia Hadapi Masalah Serius

by Teguh Imam Suyudi
14 April 2026 | 19:00
in Bisnis
rasio-utang-ri-40-persen-masih-aman

Ilustrasi Kawasan Perkantoran dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Struktur ekonomi Indonesia menghadapi tekanan serius seiring menyusutnya jumlah kelas menengah bawah dalam beberapa tahun terakhir. Data Mandiri Institute mencatat, lebih dari 11 juta orang keluar dari kelompok lower middle class (MC) sepanjang periode 2019 hingga 2025.

Secara keseluruhan, sekitar 86 juta penduduk atau satu dari tiga masyarakat Indonesia kini berada dalam kategori kelas menengah transisi. Kelompok ini mencakup upper aspiring middle class (AMC) dan lower middle class yang dikenal dinamis, namun rentan turun kelas.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai fenomena ini bukan sekadar perubahan statistik, melainkan sinyal pelemahan struktur konsumsi nasional. Menurut dia, kelas menengah bawah selama ini menjadi motor konsumsi barang kebutuhan sehari-hari.

“Ketika terjadi penurunan kelas, rumah tangga cenderung menahan belanja, terutama untuk barang tahan lama seperti elektronik dan kendaraan,” ujar Yusuf, 13/4/2026.

Dampaknya, sektor ritel modern hingga manufaktur berpotensi mengalami perlambatan. Sementara itu, kelompok upper aspiring middle class dinilai berada dalam posisi “serba tanggung”, karena tidak lagi sepenuhnya layak menerima bantuan sosial, tetapi belum kuat secara finansial.

Yusuf menambahkan, persoalan ini bersifat struktural. Tingginya informalitas kerja, keterbatasan akses pembiayaan, serta kenaikan biaya hidup menjadi faktor utama yang menekan daya beli masyarakat.

Selain itu, fenomena deindustrialisasi dini turut mempersempit peluang mobilitas sosial. Melemahnya sektor manufaktur membuat kelompok menengah bawah kehilangan jalur utama untuk naik kelas ekonomi.

Untuk mengatasi kondisi ini, pemerintah dinilai perlu memperkuat perlindungan sosial adaptif, mendorong transformasi sektor informal, serta mempercepat reindustrialisasi berbasis nilai tambah.

Tanpa langkah strategis, penurunan kelas menengah berisiko menahan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

READ  Asosiasi Jurnalis Ramai Tolak Subsidi Rumah untuk Wartawan
Tags: Daya BeliEkonomi IndonesiaKelas Menengah
Previous Post

Gawat! Ambisi AI Perusahaan Bisa Gagal, Studi Ungkap Hanya 14% yang Sukses Kelola Cloud

Next Post

Iran Minta Ganti Rugi Akibat Serangan AS-Israel Sebesar Rp 4.600 Triliun

Next Post
Menurut Mohajerani sebagaimana dikutip dari Anadolu, angka Rp 4.600 triliun tersebut masih belum final. Hal ini karena nilai kerugian bisa semakin besar jika penghitungan dilakukan lebih detail.

Iran Minta Ganti Rugi Akibat Serangan AS-Israel Sebesar Rp 4.600 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Mobile Banking

Survei: 1 dari 4 Konsumen Indonesia Kehilangan Uang Akibat Penipuan Melalui Real-Time Payment

28 Maret 2025 | 09:00
Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

16 Juli 2026 | 14:05
RS Adam Malik Medan Teknologi IVL

RSUP Adam Malik Medan Jadi Rumah Sakit Pertama di Sumut Lakukan Intravascular Lithotripsy (IVL)

25 Oktober 2025 | 18:00
innalillahi-mantan-menteri-agama-suryadharma-ali-wafat

Innalillahi, Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Wafat di Jakarta

31 Juli 2025 | 09:00
jobstreet-perkuat-generasi-muda-pelatihan-ai-digital

Menaker Buka Opsi Swasta WFH Fleksibel, Perusahaan Bebas Tentukan Hari Kerja dari Rumah

2 April 2026 | 14:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved