Jakarta, CoreNews.id – PT Cemindo Gemilang Tbk (Semen Merah Putih) mulai menguji coba teknologi MPTree, inovasi berbasis mikroalga yang dirancang untuk menyerap karbon dioksida (CO₂) di kawasan padat aktivitas. Uji coba dilakukan di pabrik Beton Merah Putih, Jatiasih, Bekasi, sebagai bagian dari pengembangan solusi rendah karbon berbasis sains.
MPTree merupakan sistem photobioreactor yang memanfaatkan mikroalga untuk menyerap CO₂ melalui proses fotosintesis dalam ruang tertutup. Teknologi ini dikembangkan bersama AlgaePark Indonesia dan dirancang untuk menjawab keterbatasan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan maupun industri.
Dalam pengujian awal, MPTree menunjukkan kapasitas penyerapan karbon setara sekitar delapan pohon, dengan target pengembangan hingga setara 16 pohon. Teknologi ini juga dikenal sebagai “pohon cair” karena kemampuannya menyerap karbon dan polutan secara efisien di ruang terbatas.
Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, 16/4/2026, mengatakan inovasi ini menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. “MPTree adalah langkah nyata yang dapat diuji dan diukur dalam mengembangkan solusi rendah karbon yang relevan untuk kawasan urban,” ujarnya.
Secara teknis, MPTree dirancang modular dengan struktur baja dan kaca laminated untuk memastikan stabilitas dan keamanan. Sistem ini memiliki volume air sekitar 300 liter dan dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau parameter seperti CO₂, oksigen, suhu, dan pH secara real time.
Selain itu, MPTree menggunakan sistem tenaga hybrid dari panel surya dan listrik PLN, memungkinkan operasional selama 24 jam penuh.
Direktur Utama AlgaePark Indonesia, Muhammad Zusron, menambahkan bahwa mikroalga memiliki efisiensi fotosintesis tinggi yang dapat dioptimalkan melalui sistem terkontrol. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal penerapan teknologi serap karbon di skala lebih luas.
Ke depan, hasil uji coba ini akan menjadi dasar pengembangan teknologi hijau untuk mendukung transisi menuju industri yang lebih bersih dan berkelanjutan.













