Jakarta, CoreNews.id – Pembukaan Asian Beach Games 2026 di Sanya, Hainan, China, Rabu malam, menjadi panggung kebanggaan bagi kontingen Indonesia. Di tengah semarak gelaran olahraga se-Asia, identitas Nusantara tampil menonjol melalui busana adat Melayu dari Riau dan Jambi yang dikenakan para atlet dan ofisial.
Chef de Mission Kontingen Indonesia, Krisna Bayu, tampak gagah dalam balutan busana adat Melayu Riau. Ia menjelaskan bahwa penampilan tersebut bukan sekadar mode, melainkan narasi tentang jati diri, kebanggaan, dan kekayaan budaya Indonesia. “Kami ingin menampilkan martabat dan identitas bangsa Indonesia di panggung internasional, sekaligus membawa semangat persatuan dan optimisme bagi seluruh kontingen,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, 22/4/2026.
Sorotan utama tertuju pada atlet voli pantai Bintang Akbar yang bertugas membawa bendera Merah Putih. Ia mengenakan busana adat Jambi dengan sentuhan motif tapis dan songket yang sarat makna. Motif tradisional itu merepresentasikan nilai kehormatan, kearifan lokal, serta harapan akan prestasi gemilang.
Sementara itu, para atlet dan ofisial lain tampil serasi dalam track suit putih modern yang diperkaya ornamen songket dan tapis. Perpaduan gaya kontemporer dan tradisional ini menciptakan kesan elegan sekaligus menghubungkan warisan budaya dengan semangat kompetitif generasi kini.
Indonesia memberangkatkan 22 atlet putra dan putri yang akan bertanding di tiga cabang olahraga. Voli pantai (8 atlet) memulai kompetisi Kamis (23/4/2026), disusul bola basket 3×3 (8 atlet) pada Sabtu (25/4/2026), dan panjat tebing (8 atlet) Selasa (28/4/2026).













