Jakarta, CoreNews.id – WINGS Group melalui program WINGS for UNICEF bersama Hers Protex dan UNICEF meluncurkan rangkaian edukasi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) bagi remaja putri di sekolah. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman kebersihan menstruasi sekaligus memperkuat akses edukasi air, sanitasi, dan kebersihan (WASH).
Tantangan Edukasi dan Fasilitas
Menstruasi masih kerap dianggap sebagai topik sensitif di lingkungan sekolah. Minimnya informasi yang tepat membuat banyak remaja putri mengalami kecemasan saat pertama kali menstruasi. Di sisi lain, keterbatasan fasilitas sanitasi juga menjadi kendala.
Data Kementerian Pendidikan menunjukkan rasio toilet di SMP masih belum memenuhi standar nasional, baik untuk siswa laki-laki maupun perempuan. Kondisi ini berdampak pada kenyamanan dan kesehatan siswa selama beraktivitas di sekolah.
Menjangkau Ribuan Siswi
Melalui kampanye “Generasi Bersih Sehat”, program ini akan menjangkau 20 SMP di Kabupaten Bandung Barat dan Makassar. Sebanyak 2.000 siswi dan 2.000 orang tua ditargetkan menerima edukasi langsung terkait praktik kebersihan menstruasi yang benar.
Marketing Manager WINGS Group Indonesia, Stella Eidelina, mengatakan edukasi ini penting untuk membangun kepercayaan diri remaja putri. “Dengan pemahaman yang tepat, mereka dapat tetap beraktivitas dengan nyaman selama menstruasi,” ujarnya, 22/4/2026.
Pentingnya Dukungan Lingkungan
UNICEF mencatat 1 dari 7 anak perempuan di Indonesia pernah absen sekolah saat menstruasi. Hal ini menunjukkan pentingnya dukungan lingkungan sekolah yang memadai.
Spesialis WASH UNICEF Indonesia, Muhammad Zainal, menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat praktik kebersihan menstruasi di sekolah.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Dinda Derdameysia, menambahkan edukasi sejak dini membantu remaja memahami perubahan tubuh dan menjaga kesehatan selama masa pubertas.
Komitmen Berkelanjutan
Program edukasi ini akan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. WINGS berharap inisiatif ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, inklusif, dan mendukung remaja putri menjalani pendidikan tanpa hambatan.













