Jakarta, CoreNews.id – Perusahaan teknologi global NTT DATA meluncurkan NTT DATA Software Defined Infrastructure (SDI) Services Agent, layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk membantu perusahaan mengelola infrastruktur digital multivendor secara lebih efisien dan terintegrasi.
Peluncuran layanan ini menjadi langkah strategis NTT DATA dalam memperkuat transformasi digital perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan pengelolaan infrastruktur AI berskala besar. Teknologi tersebut memungkinkan perusahaan mengoperasikan jaringan, pusat data hybrid, keamanan siber, hingga digital workplace melalui interaksi berbasis bahasa alami atau natural language prompts.
Infrastruktur AI Lebih Prediktif dan Efisien
NTT DATA menjelaskan, SDI Services Agent bekerja sebagai orkestrator yang mengaktifkan berbagai agen AI sesuai kebutuhan operasional perusahaan. Sistem multi-agent ini mampu memantau, menganalisis, dan mengambil tindakan secara real-time terhadap kondisi infrastruktur teknologi informasi.
Dengan kemampuan tersebut, perusahaan dapat memperoleh kecerdasan prediktif, mempercepat penyelesaian masalah, serta meningkatkan pemanfaatan aset digital dan nilai bisnis.
Vice President IDC Chris Barnard mengatakan layanan infrastruktur tradisional kini mulai tertinggal dibanding kebutuhan perusahaan yang semakin mengandalkan AI.
“Pendekatan berbasis agentic AI memungkinkan pemimpin infrastruktur keluar dari model pemeliharaan tradisional dan lebih fokus pada hasil bisnis dalam skala besar,” ujar Barnard.
Fokus pada Lingkungan Multivendor
Berbeda dengan asisten AI dari Original Equipment Manufacturer (OEM) yang biasanya terbatas pada satu ekosistem vendor, SDI Services Agent milik NTT DATA dirancang untuk mendukung lingkungan multivendor yang kompleks.
Layanan ini juga menghadirkan wawasan berkelanjutan untuk membantu perusahaan memahami dampak lingkungan dari penggunaan infrastruktur digital mereka.
Global Head Infrastructure Solutions NTT DATA, Dilip Kumar, 11/5/2026, menyebut fondasi infrastruktur yang aman dan layanan AI berbasis percakapan kini menjadi pembeda penting dalam persaingan bisnis.
“Layanan SDI berbasis agentic memungkinkan perusahaan melampaui sekadar menjaga operasional tetap berjalan dan mengubah kinerja infrastruktur menjadi hasil yang terukur,” kata Dilip.
Berdasarkan laporan AI Global NTT DATA, sebanyak 34,5 persen pemimpin AI global kini lebih fokus membangun ulang aplikasi inti dengan kemampuan AI terintegrasi dibanding hanya menambahkan fitur AI tambahan.













