Jakarta, CoreNews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada jeda siang perdagangan Selasa (2/6/2026). Hingga penutupan sesi pertama, IHSG naik 1,49 persen atau 91,48 poin ke level 6.218,86 dari posisi pembukaan di angka 6.210. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.264,26 dan terendah 6.161,98.
Penguatan pasar terjadi di tengah perhatian investor terhadap implementasi kebijakan ekspor satu pintu yang mulai berlaku sejak 1 Juni 2026. Tim analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG berpotensi bergerak sideways di kisaran 6.000 hingga 6.300 dalam waktu dekat.
“Kini IHSG berpotensi bergerak sideways di kisaran 6.000-6.300,” tulis tim analis Phintraco.
Pelaku pasar juga menanti rilis data ekonomi dari Badan Pusat Statistik, seperti inflasi, neraca perdagangan, dan aktivitas manufaktur nasional. Investor turut mencermati implementasi kebijakan ekspor melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia untuk komoditas batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy.













