Jakarta, CoreNews.id – Tim nasional Amerika Serikat mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Paraguay pada pertandingan Grup D di Stadion Los Angeles, Inglewood, California, Sabtu 13/6/2026, yang disiarkan TVRI.
Bermain di hadapan pendukung sendiri sebagai salah satu tuan rumah turnamen, Amerika Serikat langsung tampil agresif sejak menit-menit awal. Tekanan yang dibangun pasukan Mauricio Pochettino membuahkan hasil pada menit ketujuh ketika kombinasi Christian Pulisic dan Weston McKennie membuat gelandang Paraguay Damian Bobadilla melakukan gol bunuh diri.
Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-30. Pulisic kembali menjadi kreator serangan melalui umpan tarik yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh penyerang AS Monaco, Folarin Balogun.
Menjelang turun minum, Balogun kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Malik Tillman, ia menaklukkan kiper Orlando Gill dan membawa Amerika Serikat unggul 3-0 pada babak pertama.
Paraguay Bangkit, Reyna Tutup Kemenangan
Paraguay mencoba bangkit setelah jeda. Pelatih Gustavo Alfaro melakukan perubahan cepat dengan memasukkan Mauricio yang langsung memberikan dampak positif.
Pada menit ke-73, Mauricio sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 setelah menyelesaikan umpan Julio Enciso. Meski tampil lebih baik pada babak kedua, Paraguay gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang mereka ciptakan.
Amerika Serikat akhirnya memastikan kemenangan telak melalui gol Giovanni Reyna pada masa injury time. Tendangan indah Reyna pada menit ke-90+8 menutup pertandingan dengan skor 4-1.
Hasil tersebut membawa Amerika Serikat memuncaki klasemen sementara Grup D dengan tiga poin, sedangkan Paraguay terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.
Tim Ream: Awal yang Kami Inginkan
Kapten Amerika Serikat, Tim Ream, mengaku puas dengan penampilan timnya pada laga pembuka turnamen.
“Menampilkan performa seperti itu, meraih tiga poin, dan memulai turnamen seperti kami telah lakukan ini adalah persis seperti yang kami inginkan,” ujar Ream.
Bek berusia 38 tahun itu menilai kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Australia. Senada dengan Ream, penyerang Ricardo Pepi menyebut kemenangan besar tersebut menunjukkan kuatnya chemistry di dalam skuad The Yanks.
Amerika Serikat selanjutnya akan menghadapi Australia pada laga kedua Grup D, sementara Paraguay berupaya bangkit untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.












