Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Gema Nasional Minta KPK Dalami Perkara HGB Summarecon

by Miroji
29 September 2026 | 14:46
in Hukum
KPK Terapkan Work From Anywhere Akibat Aksi Demonstrasi di Jakarta

sumber foto: metrotvnews.com

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Gerakan Muda Nasional meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami seluruh fakta terkait perkara HGB Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketua Umum Gema Nasional Eko Saputra meminta setiap informasi yang berkaitan dengan konstruksi perkara diuji berdasarkan alat bukti.

“Kami meminta KPK menelusuri secara serius apakah ada keterkaitan Ranny Fahd dengan perkara OTT Bogor. Informasi, komunikasi, transaksi, maupun fakta relevan perlu diklarifikasi melalui proses hukum,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Senin, 28 September 2026.

Eko menegaskan permintaan tersebut bukan untuk menyimpulkan keterlibatan pihak tertentu. “Kami tidak sedang memvonis siapa pun. Kami hanya meminta KPK membuka dan menguji semua fakta yang berkaitan dengan perkara ini,” ujarnya.

Gema Nasional juga meminta KPK menelusuri kemungkinan aliran dana, komunikasi, pertemuan, serta hubungan bisnis maupun nonbisnis yang berkaitan dengan perkara. Menurut Eko, seluruh informasi harus diuji berdasarkan bukti.

KPK sebelumnya melakukan OTT pada 14 September 2026 terkait pengurusan HGB Summarecon dan menyita barang bukti elektronik serta uang tunai sekitar Rp106,3 miliar. Sehari kemudian, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

READ  Kasus Keracunan MBG, Pakar Hukum Sebut SPPG Bisa Dituntut Pidana hingga Perdata
Tags: BogorEko SaputraGema NasionalHGB SummareconKorupsiKPKOTT
Previous Post

DPR Resmi Sahkan UU APBN 2027 dengan Postur Belanja Negara Rp 4.106,26 Triliun

Next Post

Susul Pangkalan Lain di Timur Tengah, Pasukan AS Tinggalkan Irak

Next Post
Berdasar survei Lancet, Agresi AS dan sekutunya di Irak telah membunuh sedikitnya 600 ribu orang. Sementara kematian tambahan diperkirakan mencapai sejuta jiwa. Sebanyak 4.500 warga Amerika, kebanyakan anggota militer tewas selama lebih dari dua dekade peperangan.

Susul Pangkalan Lain di Timur Tengah, Pasukan AS Tinggalkan Irak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

5 Manfaat Serai Untuk Kesehatan Tubuh

5 Manfaat Serai Untuk Kesehatan Tubuh

16 November 2023 | 13:53
OLXmobbi

Astra Digital Mobil Perkenalkan OLXmobbi

19 Maret 2024 | 09:00
Rekayasa Lalu Lintas Mendukung Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A

Rekayasa Lalu Lintas Mendukung Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A

6 Oktober 2026 | 12:58
Kini sekalipun syarat penerima BSU 2026 belum ada, pekerja sebaiknya tidak menjadikan syarat BSU 2025 sebagai patokan final untuk menentukan status penerimaan BSU 2026. Pekerja lebih disarankan terus memantau link BSU 2026 resmi di bsu.kemnaker.go.id untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kriteria penerima, mekanisme pengecekan dan jadwal pencairan.

Cek Penerima BSU 2026 Sebesar Rp900.000, Kunjungi bsu.kemnaker.go.id

5 Oktober 2026 | 17:04
Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri di Istana

Prabowo Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri di Istana

7 Oktober 2026 | 15:48
KPK Siapkan Berkas Penuntutan Paulus Tannos di Singapura, Sidang Ekstradisi Digelar Juni 2025

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Nusron Wahid Terkait Kasus HGB Summarecon

6 Oktober 2026 | 15:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved