Fynd Studio memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membuat video produk berbahasa Indonesia tanpa pemotretan baru. Teknologi ini mendukung strategi pemasaran digital dan pertumbuhan perdagangan berbasis video.
Jakarta, CoreNews.id — Perusahaan teknologi ritel Fynd menghadirkan Fynd Studio di Indonesia untuk membantu peritel memproduksi video produk berbasis kecerdasan buatan (AI). Optik Melawai menjadi salah satu peritel yang memanfaatkan teknologi tersebut untuk memperluas pemasaran koleksi kacamatanya melalui media sosial.
Fynd Studio menawarkan layanan produksi video dari perencanaan kreatif hingga pascaproduksi. Dengan memanfaatkan foto produk yang sudah tersedia, peritel dapat membuat konten video tanpa harus mengadakan pemotretan fisik untuk setiap kampanye.
Memperluas pemasaran produk melalui AI
Optik Melawai, yang memiliki lebih dari 480 toko di Indonesia, menggunakan teknologi ini untuk menampilkan koleksi dari lebih dari 30 merek kacamata premium. Video yang dihasilkan menampilkan model berbasis AI yang mengenakan produk tersebut untuk kebutuhan TikTok dan Instagram Reels.
Chief Business Officer Global Fynd, Ronak Modi, 13/10/2026, mengatakan video pendek menjadi salah satu sarana konsumen menemukan produk. Namun, produk seperti kacamata membutuhkan ketelitian agar bingkai, lensa, dan logo tetap terlihat akurat.
Menurut dia, Fynd Studio memungkinkan peritel menghasilkan konten berbahasa Indonesia secara rutin, dengan persetujuan akhir tetap berada di tangan tim internal perusahaan.
Pertumbuhan video commerce di Indonesia
Kehadiran layanan ini sejalan dengan perkembangan perdagangan berbasis video atau video commerce. Laporan e-Conomy SEA 2025 yang dipublikasikan Google mencatat transaksi video commerce di Indonesia mencapai 2,6 miliar. Jumlah penjual dan toko daring meningkat 75 persen menjadi 800.000.
Head of Digital Marketing Optik Melawai, Jhan David, mengatakan pemanfaatan AI menjadi bagian dari transformasi pemasaran digital perusahaan. Menurut dia, video yang dihasilkan memiliki kualitas dan tampilan yang sesuai dengan identitas merek.
Kolaborasi ini juga mendukung upaya Optik Melawai menghubungkan pengalaman belanja di toko fisik dengan situs perdagangan elektroniknya.
Bagi peritel, penggunaan AI berpotensi membantu memperbarui konten pemasaran lebih cepat, terutama ketika katalog produk dan kebutuhan kampanye terus berubah.













