Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

China Desak AS Hapus Reciprocal Tariff, Kritik Pengecualian Teknologi

by Miroji
14 April 2025 | 14:27
in Internasional
China Desak AS Hapus Reciprocal Tariff, Kritik Pengecualian Teknologi

sumber foto: X

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Kementerian Perdagangan Tiongkok menanggapi keputusan Amerika Serikat yang mengecualikan beberapa produk teknologi dari kebijakan tarif. Melalui pernyataan resmi yang dikutip dari CNBC, Kementerian menyebut kebijakan itu hanya merupakan “langkah kecil” dalam penyelesaian konflik dagang kedua negara.

Tiongkok: Tarif Balasan AS Adalah Kesalahan

Kementerian mendesak Presiden AS Donald Trump untuk sepenuhnya mencabut tarif tambahan, termasuk bea masuk 145 persen yang masih diberlakukan terhadap produk asal Tiongkok.

“Kami mendesak AS untuk mendengarkan suara rasional dari komunitas internasional dan domestik. AS harus mengambil langkah besar memperbaiki kebijakan keliru berupa tarif timbal balik, dan kembali ke jalur diplomasi yang setara dan saling menghormati,” tegas pernyataan Kementerian Perdagangan Tiongkok.

Produk Teknologi yang Dikecualikan

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS mengumumkan pada Jumat (11/4/2025) bahwa beberapa produk teknologi yang dikecualikan dari tarif tambahan meliputi:

Ponsel pintar

Komputer pribadi

Semikonduktor

Panel surya

Meski begitu, tarif 20% terhadap seluruh produk asal Tiongkok masih tetap diberlakukan, menunjukkan sikap keras AS terhadap kebijakan perdagangan belum berubah signifikan.

Respons Domestik & Media Sosial Tiongkok

Beijing Daily menyebut pengecualian tarif ini sebagai bentuk kemunduran kebijakan tarif oleh AS.

Di platform media sosial Weibo, tagar #PemerintahanTrumpMundurLagi masuk ke peringkat kedua dalam daftar pencarian populer.

Tiongkok Minta AS Kembali ke Meja Perundingan

Tiongkok menekankan pentingnya dialog diplomatik ketimbang pendekatan agresif dalam konflik dagang. Pemerintah Tiongkok juga tengah mengevaluasi dampak ekonomi dari pengecualian tarif tersebut, terutama terhadap sektor teknologi.

Belum Ada Jadwal Pertemuan Trump-Xi

Menurut Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, hingga saat ini belum ada rencana pembicaraan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

READ  Harga Minyak Naik, Ini Pemicunya
Tags: ASChinaPerang Dagang
Previous Post

Puluhan Perwakilan Diler Tuntut Ganti Rugi ke Neta Auto

Next Post

Eks Artis Drama Kolosal Ditahan Terkait Uang Palsu

Next Post
artis kolosal

Eks Artis Drama Kolosal Ditahan Terkait Uang Palsu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
Kemnaker Luncurkan “Lapor Menaker” untuk Perkuat Transparansi Pengaduan Ketenagakerjaan

Menaker Pastikan THR Ojol Segera Diumumkan Usai Koordinasi Lintas Kementerian

25 Februari 2026 | 13:08
Menurut Franoto, rangkaian tersebut beroperasi pada KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen, berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 13.56 WIB, serta KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan, berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba pukul 22.57 WIB. Sarana tersebut merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan Insan Balai Yasa Manggarai.

Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual Hari Ini

25 Februari 2026 | 11:02
Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

Mengenal Apa Itu Maqam Ibrahim

12 Februari 2025 | 17:07
BAZNAS

Heboh Isu Zakat untuk MBG, Baznas RI Bongkar Fakta Sebenarnya!

25 Februari 2026 | 10:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved