Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Perdagangan Karbon Indonesia Capai Rp78 Milyar

by Irawan Djoko Nugroho
16 Juli 2025 | 12:11
in Ekonomi
Harga per unit karbon sebesar Rp58.800,00 atau setara $3,6 untuk unit karbon IDTBS dan sebesar Rp61.000,00 atau setara $3,7 untuk unit karbon IDTBS-RE.

Ilustrasi: IDX Carbon

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Perkembangan perdagangan karbon di Indonesia dicatat menunjukkan tren positif. Berdasarkan data per tanggal 14 Juli 2025, total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 1.599.336 ton Ekuivalen Karbon Dioksida (CO2e) senilai Rp78 miliar. Di samping itu, harga per unit karbon sebesar Rp58.800,00 atau setara $3,6 untuk unit karbon IDTBS dan sebesar Rp61.000,00 atau setara $3,7 untuk unit karbon IDTBS-RE.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Iman Rachman di Jakarta (15/7/2025). Menurut Iman kembali, sebanyak 8 proyek telah didaftarkan dan merupakan kategori technology based solution (IDTBS) yang berasal dari sektor energi. Mereka terdiri dari PT Pertamina Power Indonesia sebanyak 1 proyek, PT Perkebunan Nusantara IV sebanyak 1 proyek, dan sisanya dari PT PLN Nusantara Power, serta PT PLN Indonesia Power yang tergabung dalam PLN Grup.

Sementara itu, jumlah retirement yang diajukan sebanyak 980.475 ton CO2e. Dan jumlah pengguna jasa meningkat dari 16 pengguna jasa menjadi 113 pengguna jasa.

IDX Carbon juga dicatat telah memperoleh penghargaan Best Official Carbon Exchange in an Emerging Market pada ajang Carbon Positive Award 2025, yang diselenggarakan oleh Green Cross United Kingdom. Penghargaan ini merupakan apresiasi dunia internasional terhadap upaya membangun ekosistem pasar karbon yang kredibel, serta mengintegrasikan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pasar karbon di Indonesia.

Terkait perdagangan karbon di Indonesia, diawali dengan OJK menerbitkan POJK Nomor 14 Tahun 2023 dan Surat Edaran OJK Nomor 12 Tahun 2023 sebagai bentuk pelaksanaan mandat UU PPSK. Setelah itu, diluncurkan Bursa Karbon Indonesia pada 26 September 2023. Selanjutnya, melaksanakan pembukaan akses perdagangan karbon internasional sejak 20 Januari 2025.*

READ  Pertamina Mengusulkan Pembelian LPG 3 Kg Dibatasi 10 Kali per Bulan
Tags: IDX CarbonIman RachmanPT Bursa Efek Indonesia
Previous Post

KPK Dalami Aliran Uang Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara, Sita Aset Jika Terbukti

Next Post

Prabowo dan Trump Sepakat Turunkan Tarif Impor, Hubungan Dagang RI-AS Memasuki Era Baru

Next Post
Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina di Forum PUIC

Prabowo dan Trump Sepakat Turunkan Tarif Impor, Hubungan Dagang RI-AS Memasuki Era Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Sebagai informasi, perubahan status indeks pasar modal oleh MSCI akan memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan dana global dan stabilitas makroekonomi suatu negara. Demikian pula jika kategori diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market, maka akan memiliki dampak yang ekstrem dibanding bila Indonesia tetap bertahan di status Emerging Market.

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

28 Oktober 2026 | 17:32
Logo Danantara

Laba BUMN Naik 18,4 Persen Berkat Transformasi

27 Oktober 2026 | 09:00
alasan-perlu-berasuransi

Prudential Indonesia Dorong Perempuan Kembangkan Karier Finansial

24 Oktober 2026 | 09:00
kemnaker-reward-perusahaan-sertifikasi-maganghub

Pelatihan Vokasi Kemnaker Buka Peluang Kerja bagi Korban PHK

24 Oktober 2026 | 17:00
Perayaan 10 Muharram di Kios Yatim Berlangsung Khidmat, Santunan Yatim dan Tausiyah Jadi Momentum Tebar Kepedulian

Perayaan 10 Muharram di Kios Yatim Berlangsung Khidmat, Santunan Yatim dan Tausiyah Jadi Momentum Tebar Kepedulian

28 Juni 2026 | 07:37
harry-kane-inggris-kroasia-piala-dunia-2026

Harry Kane Samai Rekor Lineker, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

18 Juni 2026 | 10:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved