Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

OJK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Melandai

by Irawan Djoko Nugroho
9 Januari 2026 | 11:37
in Ekonomi
Menurut Mahendra kembali, risiko geopolitik di awal 2026 tersebut, menjadi faktor yang harus terus dicermati pelaku pasar. Sekalipun perekonomian domestik pada Desember 2025 mencatatkan inflasi inti yang meningkat, sektor manufaktur terpantau masih ekspansif, dan kinerja eksternal terjaga dengan neraca perdagangan yang melanjutkan tren surplus

Ilustrasi: Otoritas Jasa Keuangan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 melandai dan berada di bawah rata-rata pra-pandemi, seiring dengan meningkatnya risiko fiskal dan ketegangan geopolitik, termasuk konflik Amerika Serikat dan Venezuela. Perbaikan ekonomi global sepanjang 2025 yang telah dijalankan, ternyata juga belum cukup kuat menopang akselerasi pertumbuhan tahun depan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2025 yang digelar secara daring, (9/1/2026). Menurut Mahendra kembali, sekalipun di Amerika Serikat ekonomi masih relatif solid dengan pertumbuhan produk domestik bruto kuartal III 2025 mencapai 4,3 persen. Namun, inflasi yang menurun dan pasar tenaga kerja yang mulai melunak membuka ruang pelonggaran kebijakan moneter.

Demikian pula ekonomi Cina dicatat terus tertekan akibat lemahnya konsumsi rumah tangga, kontraksi PMI manufaktur, dan krisis sektor properti. Kondisi ini mendorong sejumlah bank sentral utama, seperti The Federal Reserve dan Bank of England, memangkas suku bunga, sementara Bank of Japan justru menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam tiga dekade terakhir karena tekanan inflasi yang persisten.

Perbedaan arah kebijakan moneter tersebut memicu volatilitas pasar keuangan global. Pasar saham menguat merespons pelonggaran moneter AS, meski dibayangi kekhawatiran gelembung saham teknologi. Sebaliknya, kenaikan suku bunga Jepang menekan pasar obligasi global seiring berakhirnya praktik carry trade.

Menurut Mahendra kembali, risiko geopolitik di awal 2026 tersebut, menjadi faktor yang harus terus dicermati pelaku pasar. Sekalipun perekonomian domestik pada Desember 2025 mencatatkan inflasi inti yang meningkat, sektor manufaktur terpantau masih ekspansif, dan kinerja eksternal terjaga dengan neraca perdagangan yang melanjutkan tren surplus.*

READ  Purbaya Tolak Dana APBN untuk Family Office: “Kalau Mau, Bangun Saja Sendiri”
Tags: Mahendra SiregarOJKRapat Dewan Komisioner Bulanan
Previous Post

Penerimaan Pajak 2025 Tembus Rp1.917,6 Triliun

Next Post

POJK Ekosistem Asuransi Kesehatan Akan Berlaku Maret 2026

Next Post
Melalui POJK tersebut pula, terdapat 3 hal yang ingin ditekankan OJK. Yaitu, penguatan peran dan tanggung jawab semua pihak dalam ekosistem asuransi kesehatan, antara lain terlaksananya koordinasi antara penyelenggara jaminan atau Coordination of Benefit (CoB). Penerapan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang memadai dalam penyelenggaraan lini usaha asuransi kesehatan, antara lain melalui kewajiban perusahaan dalam pelaksanaan telaah utilisasi atau utilization review. Terakhir, penguatan perlindungan terhadap pemegang polis, termasuk melalui kejelasan manfaat struktur produk dan pengendalian risiko klaim agar keberlangsungan produk tetap terjaga

POJK Ekosistem Asuransi Kesehatan Akan Berlaku Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

agung-podomoro-the-club-house-hunian-lifestyle

Agung Podomoro Hadirkan Club House untuk Semua Segmen

9 Oktober 2026 | 13:00
Menurut Nas, rumah dinas itu yang ditempati oleh yang bersangkutan dan sudah ditahan dalam rangka pemeriksaan di Pomdam Jaya. Hingga saat ini pihak Pomdam Jaya masih menelusuri keterlibatan oknum prajurit TNI AD itu dalam pusaran kasus judol itu.

KPAD Cijantung Dijadikan Markas Judol, 32 Komputer 14 HP dan 9 KTP Disita

9 Oktober 2026 | 14:20
Trade Expo Indonesia 2026 Bidik Transaksi US$17,5 Miliar, Buyer dari 113 Negara Siap Merapat - Rendy MR

Trade Expo Indonesia 2026 Bidik Transaksi US$17,5 Miliar, Buyer dari 113 Negara Siap Merapat

9 Oktober 2026 | 15:57
Menurut Said kembali, masa kontrak pekerja alih daya maksimal empat tahun. Kontrak awal berlaku hingga dua tahun dan dapat diperpanjang dua kali, masing-masing maksimal satu tahun. Dengan ketentuan tersebut, pekerja yang menjalani masa kontrak penuh berpotensi memperoleh pesangon hingga empat bulan upah saat terkena PHK.

Pekerja Outsourcing Kini Berhak Mendapat Pesangon

8 Oktober 2026 | 11:29
Menurut Djaka, besaran tarif cukai MBDK hingga kini belum ditetapkan. Hal ini karena pembahasan tarif masih berlangsung bersama Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan.

Minuman Berpemanis Dalam Kemasan Mulai Dikenakan Cukai Pada Semester II 2027

9 Oktober 2026 | 16:06
motogp-indonesia-2026-mandalika-dimulai

MotoGP Indonesia 2026 Dimulai, Mandalika Siap Gelar Balapan

9 Oktober 2026 | 14:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved