RSUD Sambas 2025 menunjukkan kemajuan signifikan sebagai rumah sakit rujukan daerah. Dengan strategi yang terarah dan dukungan semua pihak, RSUD Sambas berpotensi menjadi pusat layanan kesehatan regional yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Jakarta, CoreNews.id – RSUD Sambas, Kalimantan Barat, mengikuti tahapan Wawancara Penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, manajemen rumah sakit memaparkan berbagai capaian dan arah transformasi layanan kesehatan.
Direktur RSUD Sambas, Susanty, menyampaikan materi berjudul “Transformasi Pelayanan Kesehatan di RSUD Sambas”. Ia menegaskan, transformasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup peningkatan mutu layanan, penguatan sumber daya manusia (SDM), pengembangan infrastruktur, hingga tata kelola keuangan yang lebih adaptif.
“Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang lebih modern, cepat, dan berorientasi pada kenyamanan pasien,” ujar Susanty.
Dalam sesi tersebut, Susanty didampingi Muhardi (Kabag Tata Usaha), Irma Malini (Kasubbag Umum dan Kepegawaian), serta Eko Prastiyo (Kasubag Perencanaan dan Evaluasi).
Perluas Layanan Unggulan
RSUD Sambas kini mengandalkan sejumlah layanan utama, seperti IGD 24 jam, rawat inap dan rawat jalan, ICU, NICU, PICU, layanan persalinan, laboratorium, radiologi, serta hemodialisis.
Salah satu terobosan penting adalah pengoperasian Unit Dialisis dengan fasilitas modern. Kehadiran unit ini mempermudah pasien gagal ginjal di Sambas yang sebelumnya harus dirujuk ke luar daerah.
Digitalisasi dan Penguatan SDM
Dalam upaya meningkatkan efisiensi layanan, RSUD Sambas mulai menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME). Sistem ini diharapkan mampu mempercepat pelayanan, meminimalkan kesalahan administrasi, serta meningkatkan transparansi data pasien.
Dari sisi SDM, rumah sakit rutin menggelar pelatihan, workshop keselamatan pasien, dan penguatan etika profesi. Namun, keterbatasan dokter spesialis masih menjadi tantangan yang terus diupayakan solusinya.
Menuju Rumah Sakit Rujukan Regional
Ke depan, RSUD Sambas menargetkan diri sebagai rumah sakit rujukan regional yang modern dan berbasis teknologi. Fokus pengembangan 2025–2026 meliputi penguatan layanan unggulan, transformasi digital, peningkatan kualitas SDM, serta pengelolaan BLUD yang transparan.
Tentang TOP BUMD Awards
TOP BUMD Awards merupakan ajang penghargaan sekaligus pembelajaran bagi BUMD terbaik di Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan kinerja, inovasi, tata kelola, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”.












