Jakarta,CoreNews.id – Penurunan kualitas penglihatan sering dianggap sebagai bagian alami dari proses penuaan. Banyak orang memilih beradaptasi dengan penglihatan yang mulai buram tanpa mencari tahu penyebabnya. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi salah satu ciri-ciri mata katarak yang perlu mendapat perhatian medis.
Dokter spesialis mata, Dr. Nugraha Adiyasa, SpM, 12/3/2026, menjelaskan bahwa katarak merupakan kondisi ketika lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh. Akibatnya, cahaya tidak dapat masuk dengan optimal ke retina sehingga penglihatan menjadi buram atau berkabut.
Katarak paling sering terjadi pada usia lanjut. Seiring bertambahnya usia, struktur protein pada lensa mata mengalami perubahan dan menggumpal sehingga lensa kehilangan kejernihannya secara bertahap.
Secara global, katarak masih menjadi penyebab utama gangguan penglihatan. Laporan World Report on Vision dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan sekitar 2,2 miliar orang di dunia mengalami gangguan penglihatan, dan sebagian besar kasus sebenarnya dapat dicegah atau diobati.
Beberapa ciri-ciri mata katarak yang sering muncul antara lain penglihatan buram seperti tertutup kabut, mata lebih sensitif terhadap cahaya, dan kesulitan melihat di malam hari. Penderita juga dapat merasakan perubahan warna yang tampak lebih pudar atau kekuningan.
Selain itu, sebagian orang merasa perlu sering mengganti kacamata karena penglihatan terasa terus menurun. Dalam beberapa kasus, katarak bahkan dapat menyebabkan penglihatan ganda pada satu mata.
Meski tidak selalu dapat dicegah, risiko katarak dapat diminimalkan dengan melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet, menjaga pola makan sehat, serta mengontrol penyakit kronis seperti diabetes.
Hingga saat ini, satu-satunya terapi yang terbukti efektif untuk mengatasi katarak adalah operasi penggantian lensa mata. Prosedur ini umumnya aman dan mampu membantu memulihkan kualitas penglihatan secara signifikan.
Pemeriksaan mata secara rutin menjadi langkah penting untuk mendeteksi katarak sejak dini dan mencegah gangguan penglihatan yang lebih berat.













