Jakarta, CoreNews.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah. Hal ini diwujudkan melalui peresmian Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (9/3/2026).
Jembatan tersebut dibangun dari alokasi bonus produksi panas bumi PGE Area Ulubelu sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan terhadap pembangunan wilayah operasional.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH., dan turut dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, serta perwakilan PGE Area Ulubelu.
Bupati Tanggamus menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses infrastruktur yang lebih baik.
“Kehadiran jembatan ini bukan hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam membangun Tanggamus,” ujarnya, 18/3/2026.
Ia juga mengapresiasi kontribusi PGE yang dinilai mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pengelolaan bonus produksi.
Sementara itu, Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rizaldy, menegaskan pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, pemanfaatan bonus produksi dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, serta menjadi kelanjutan dari berbagai program pembangunan sebelumnya, termasuk peningkatan Jalan Kali Kemis di Pekon Muaradua–Ngarip.
“Jembatan Ulu Semong ini menghubungkan Desa Ulu Semong dan Desa Petai Kayu, sehingga diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” jelas Rizaldy.
Pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran lebih dari Rp5 miliar yang bersumber dari bonus produksi tahun sebelumnya. Infrastruktur ini dinilai strategis karena menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian warga.
Selain pembangunan infrastruktur, PGE Area Ulubelu juga terus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Salah satunya adalah inovasi pemanfaatan energi panas bumi untuk budidaya melon yang membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
PGE juga membina Kelompok KUPS Margo Rukun Bestari yang mengolah limbah kulit kopi menjadi pupuk organik “Pertaganik”. Di sektor unggulan, pembinaan terhadap petani Kopi Beloe turut dilakukan guna meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk lokal.
Masyarakat Ulubelu pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi PGE yang dinilai memberikan dampak positif bagi pembangunan dan perekonomian daerah.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan PGE Area Ulubelu diharapkan terus berlanjut guna mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanggamus.













