Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

by Irawan Djoko Nugroho
5 Juni 2026 | 13:08
in Gaya Hidup
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Mi Instan. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Mengonsumsi mi instan pada malam hari lebih berbahaya dibandingkan siang hari. Makanan tinggi garam yang dikonsumsi menjelang tidur dapat mengganggu fenomena nocturnal dipping, yakni penurunan tekanan darah secara alami saat tidur yang diperlukan untuk pemulihan jantung dan pembuluh darah. Selain itu, fungsi ginjal yang melambat pada malam hari membuat pembuangan kelebihan natrium menjadi kurang optimal sehingga efek peningkatan tekanan darah berlangsung lebih lama.

Hal tersebut disampaikan dokter spesialis jantung dr. Ayan Kar seperti dikutip dari Hindustan Times, (5/6/2026). Menurut Ayan Kar kembali, sensitivitas insulin yang menurun pada malam hari membuat konsumsi makanan tinggi karbohidrat, seperti mi instan, lebih berisiko memicu lonjakan gula darah dan gangguan metabolisme dalam jangka panjang.

Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Sebagai alternatif, disarankan camilan yang lebih sehat seperti pisang dan kacang tanpa garam, susu hangat dengan kunyit, teh chamomile, atau roti gandum dengan sedikit selai kacang. Pilihan makanan tersebut dinilai lebih aman untuk meredakan lapar tanpa memberikan beban berlebihan pada jantung, ginjal, maupun sistem metabolisme tubuh.*

READ  Simak 7 Fitur Unggulan MPV Listrik BYD M6
Tags: dr. Ayan KarMi Instan
Previous Post

Rupiah di Level Rp 18.000 Masih Aman

Next Post

BGN Moratorium Dapur MBG Baru, Fokus Pemerataan dan Efisiensi Anggaran

Next Post
nanik-deyang-mundur-kepala-bgn

BGN Moratorium Dapur MBG Baru, Fokus Pemerataan dan Efisiensi Anggaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Ilustrasi Himbara dibuat oleh kecerdasan buatan

Survei FICO 2024: 1 dari 3 Nasabah Indonesia Salahkan Bank atas Penipuan Digital

11 April 2025 | 09:00
Dengan diketahuinya celurit yang tidak lain adalah krětāla atau senjata asli dalam sejarah Jawa Kuna menurut kajian arkeologis dan filologis, maka Sakera atau Sadiman atau Sagiman sebagai sosok yang melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda dengan celurit sebagai senjata, dapat dikatakan merupakan sosok yang mempopulerkan kembali celurit sebagai sebuah senjata pembunuh.

Celurit Dalam Tinjauan Sumber Arkeologis dan Filologis

28 Februari 2024 | 04:10
tetra-pak-dorong-inovasi-industri-kelapa-indonesia

Tetra Pak Dorong Inovasi Industri Kelapa Indonesia

3 September 2026 | 09:00
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
binance-charity-tokocrypto-donasi-gempa-ntt

Binance Charity dan Tokocrypto Salurkan Donasi Gempa NTT

1 September 2026 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved