Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Indonesia Resmi Gabung Board of Peace, Syarat Keras Prabowo soal Gaza dan Hamas Terungkap!

by Teguh Imam Suyudi
21 Maret 2026 | 22:00
in News
trump-usulkan-gaza-jadi-zona-kebebasan-di-bawah-as

Jalur Gaza (Gambar: Dok. Wikipedia)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Presiden Prabowo Subianto mengungkap sejumlah syarat sebelum Indonesia memutuskan bergabung dalam Board of Peace katau Dewan Perdamaian yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Salah satu syarat utama yang diajukan adalah keharusan adanya persetujuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sejalan dengan prinsip misi perdamaian dunia yang diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB.

“Sejak awal, saya tegaskan Indonesia siap ikut dalam proses perdamaian dan menyumbang pasukan, tetapi harus disetujui oleh PBB,” ujar Prabowo, Kamis (19/3/2026).

Ia menyebut, setelah melalui proses panjang, Board of Peace akhirnya mendapatkan legitimasi dari PBB, sehingga Indonesia memutuskan untuk bergabung.

Pertimbangan Strategis: Demi Palestina

Prabowo mengakui bahwa upaya memperjuangkan kemerdekaan Palestina bukan perkara mudah. Namun, menurutnya, bergabung dalam forum internasional seperti Board of Peace memberi peluang lebih besar untuk berkontribusi.

“Akhirnya kita ambil kesimpulan, kalau kita di dalam, mungkin kita bisa membantu rakyat Palestina. Kalau di luar, kita tidak bisa berbuat banyak,” kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan sejumlah negara mayoritas Muslim.

Bisa Keluar Jika Tak Menguntungkan

Meski telah bergabung, Prabowo menegaskan Indonesia tidak akan ragu keluar jika Board of Peace dinilai tidak efektif atau bahkan merugikan kepentingan nasional.

“Kalau kita nilai tidak produktif, habis waktu dan energi, serta tidak menguntungkan Indonesia, kita keluar,” tegasnya.

Menurut dia, keanggotaan dalam Board of Peace tidak bersifat mengikat sepenuhnya. Setiap negara memiliki national caveats atau batasan nasional dalam menentukan keterlibatan.

Syarat Kirim Pasukan ke Gaza: Semua Harus Setuju

Terkait rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Prabowo menetapkan syarat yang cukup tegas, yakni semua pihak harus menyetujui keterlibatan Indonesia.

READ  Mobil Anggota TNI Lawan Arus Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol MBZ

Pihak tersebut meliputi tokoh Palestina, negara-negara mayoritas Muslim, hingga Hamas.

“Kita siap kirim pasukan perdamaian, tetapi semua pihak harus setuju, termasuk Hamas secara de facto,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa Indonesia ingin berperan sebagai pasukan penjaga perdamaian, bukan bagian dari konflik bersenjata.

Pengiriman Pasukan Ditunda

Namun, rencana pengiriman pasukan tersebut untuk sementara ditangguhkan. Hal ini menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah, termasuk serangan yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

“Kita tangguhkan semua sampai situasi lebih jelas. Kalau tidak ada suasana damai, bagaimana kita bisa terlibat,” kata Prabowo.

Ia menekankan bahwa tujuan utama pengiriman pasukan adalah melindungi warga sipil, bukan untuk terlibat dalam aksi militer, termasuk upaya pelucutan senjata Hamas.

Tegaskan Posisi Indonesia

Prabowo menutup dengan menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung perdamaian dunia tanpa terlibat dalam konflik bersenjata.

“Kita tidak mau terlibat dalam aksi militer atau pelucutan senjata Hamas. Kita ingin benar-benar menjadi kekuatan penjaga perdamaian,” ujarnya.

Tags: Board O fPeacePalestinaPrabowo
Previous Post

Kabar Duka! Bos Djarum Michael Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Penyemayaman hingga Pemakaman

Next Post

Jaga Ketahanan Pasok Selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung Elpiji 3 Kg

Next Post
Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan promo menarik untuk produk Bright Gas, nagi masyarakat pengguna LPG non-subsidi. Salah satunya, adalah program penukaran dua tabung LPG 3 kg dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kg secara gratis selama periode promo berlangsung. Pelanggan juga berkesempatan mendapatkan potongan harga hingga Rp25.000 untuk pengisian ulang Bright Gas 5,5 kg dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Jaga Ketahanan Pasok Selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung Elpiji 3 Kg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

dukun-pembunuh-pasutri-tegal-pernah-habisi-9-orang

Fakta Terbaru Kasus Dukun Pembunuh Pasutri di Tegal

21 Agustus 2025 | 09:00
Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia)

Berorientasi Industri Kreatif, Peminat Studi di Polimedia Terus Meningkat

14 Januari 2025 | 17:00
KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
10-lagu-indonesia-viral-2025

10 Lagu Indonesia yang Viral Sepanjang 2025, Nomor 1 Paling Banyak Diputar di Spotify!

27 Desember 2025 | 09:00
Ghali atau galleon telah dikeluarkan dalam pembahasan dan dianggap sebagai puncak kreatifitas bangsa Eropa, dalam membangun sarana angkut laut. Sekalipun hal ini keliru. Sebagai akibatnya, ruang kreatifitas dalam menginterpretasi dan kemudian mengelaborasi kapal Jawa masa lalu menjadi seperti terhenti.

Kapal Dalam Penggambaran Relief Dan Manuskrip

15 Juni 2025 | 21:48
Kenaikan tarif Tol Tamer itu akan dimulai dikenakan pada pukul 00.00 WIB.

Tarif Tol Tangerang-Merak Naik Mulai Selasa 15 April 2025

14 April 2025 | 15:50
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved