Jakarta, CoreNews.id – Drama pahit mewarnai laga final FIFA Series 2026 Grup Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam, 30/3/2026. Timnas Indonesia yang tampil luar biasa dominan justru harus menelan kekalahan 0-1 dari Bulgaria, tim dengan peringkat FIFA jauh di atas mereka. Satu-satunya gol Bulgaria dicetak melalui titik putih yang kontroversial.
Dominasi Tanpa Hasil
Sejak menit awal, pasukan John Herdman bermain tanpa rasa takut. Anak asuhnya berani menekan dan menguasai lini tengah. Bahkan, statistik mencatat Indonesia menguasai bola hingga 70 persen sepanjang pertandingan. Sayangnya, dominasi itu tak mampu dikonversi menjadi gol.
Bulgaria yang bermain pragmatis memilih bertahan rapat (low block) dan sesekali melancarkan serangan balik cepat. Strategi itu terbukti efektif. Pada menit ke-38, wasit Nazmi Nasaruddin diberi tanda oleh VAR untuk meninjau kontak antara Kevin Diks dan Zdravko Dimitrov di kotak penalti Indonesia.
Setelah meninjau monitor, wasit memutuskan Diks melakukan pelanggaran. Penalti! Marin Petkov, gelandang muda berusia 22 tahun, sukses menjalankan tugasnya. Eksekusinya ke sisi kanan gawang gagal dibaca Emil Audero. Skor 1-0 untuk Bulgaria bertahan hingga turun minum.
Dua Mistar Jadi Kutukan
Babak kedua menjadi panggung frustrasi bagi Garuda. Herdman melakukan sejumlah rotasi, memasukkan Ivar Jenner, Elkan Baggott, hingga Beckham Putra Nugraha. Serangan bertubi-tubi dilancarkan.
Peluang emas pertama datang pada menit ke-72. Ole Romeny, yang tampil impresif, menerima bola panjang di kotak penalti. Dengan cungkilkan kaki, ia berhasil melewati kiper Dimitar Mitov, namun bola malah membentur mistar gawang!
Belum reda kekesalan, pada menit akhir laga, giliran Rizky Ridho yang naik ke depan. Bek tengah itu melepaskan tembakan keras yang lagi-lagi ditepis Mitov, lalu bola melambung dan untuk kedua kalinya membentur mistar Bulgaria.
Nasib sial menyertai Indonesia. Bulgaria pun sukses mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir laga.
John Herdman sendiri usai pertandingan mengetakan, “Anak-anak bermain luar biasa. Kami tidak pantas kalah. Tapi ini sepak bola. Dua kali mistar dan satu penalti yang diragukan. Kami akan belajar dari ini,” ujarnya dalam konferensi pers.
Susunan Pemain
Indonesia (3-4-3): Emil Audero; Kevin Diks, Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner; Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On (Elkan Baggott 58′), Joey Pelupessy; Ragnar Oratmangoen (Eliano Reijnders 58′), Ole Romeny, Ramadhan Sananta (Ivar Jenner 46′).
Pelatih: John Herdman
Bulgaria (4-4-2): Dimitar Mitov; Teodor Ivanov, Andrian Kraev, Petko Hristov, Martin Georgiev; Zdravko Dimitrov, Filip Krastev, Dimitar Velkovski, Christian Stoyanov; Marin Petkov, Martin Minchev.
Pelatih: Aleksandar Dimitrov
Hasil ini menjadi catatan penting bagi PSSI jelang putaran panjang kualifikasi Piala Dunia. Meski kalah, semangat dominan Garuda patut diapresiasi. Tantangan selanjutnya adalah menyelesaikan masalah finishing dan ketajaman di depan gawang.













