Jakarta, CoreNews.id – Perusahaan fintech Flip memperkuat infrastruktur produk digitalnya melalui kemitraan strategis dengan Billfazz, penyedia solusi agregator produk digital dan PPOB. Kolaborasi yang telah terjalin sejak 2021 ini difokuskan pada penyediaan supply produk digital yang stabil dengan harga kompetitif dan fleksibel.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Flip dalam mengoptimalkan margin produk digital sekaligus menjaga efisiensi biaya operasional di tengah persaingan industri fintech yang semakin ketat. Dengan volume transaksi yang terus meningkat, Flip menghadapi tantangan dalam mempertahankan harga kompetitif tanpa mengorbankan kualitas layanan.
Melalui kerja sama tersebut, Billfazz menghadirkan layanan PPOB dengan struktur harga yang dapat dinegosiasikan serta dukungan supply yang scalable. Hal ini memungkinkan Flip meningkatkan efisiensi struktur biaya sekaligus menjaga stabilitas layanan kepada pengguna.
Business Development Flip, Anisa Ramadhan, 14/4/2026, mengatakan bahwa kebutuhan akan mitra yang adaptif menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan bisnis. “Kolaborasi dengan Billfazz membantu kami mengoptimalkan struktur biaya sekaligus menjaga kualitas layanan bagi pengguna. Ini menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan jangka panjang Flip,” ujarnya.
Sementara itu, Head of Partnership Billfazz, Satrio Wicaksono, menilai Flip sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem fintech yang berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen Billfazz dalam menyediakan supply produk digital yang stabil, fleksibel, dan mampu mengikuti skala bisnis mitra.
Sejak kerja sama berjalan, Flip mencatat peningkatan margin produk digital serta efisiensi biaya yang lebih optimal. Stabilitas supply juga dinilai mampu mendukung pertumbuhan volume transaksi secara konsisten.
Ke depan, kedua perusahaan sepakat untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan. Kolaborasi ini menegaskan pentingnya infrastruktur produk digital yang andal sebagai fondasi pertumbuhan industri fintech nasional.













