Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

PGE Gandeng UGM dan Agrotekno, Kembangkan Booster Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Panas Bumi

Kolaborasi energi dan pangan melalui Project Beyond-Katrili dorong produktivitas pertanian berkelanjutan berbasis silika geotermal

by Teguh Imam Suyudi
27 April 2026 | 21:00
in Tekno
PGE Gandeng UGM dan Agrotekno, Kembangkan Booster Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Panas Bumi

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) bersama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris resmi menandatangani Joint Study Development Agreement (JSDA) Project Beyond-Katrili.

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menggandeng Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris dalam pengembangan booster pertanian ramah lingkungan berbasis panas bumi melalui Project Beyond-Katrili.

Penandatanganan Joint Study Development Agreement (JSDA) yang dilakukan pada 25 April 2026 ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan energi terbarukan dengan sektor pangan.

Integrasi Energi dan Pertanian

Direktur Operasi PGE, Andi Joko Nugroho, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi hilirisasi energi panas bumi. Menurut dia, pemanfaatan panas bumi tidak lagi terbatas pada produksi listrik, melainkan berkembang ke sektor lain, termasuk pertanian.

“Ke depan, bisnis panas bumi tidak hanya berfokus pada listrik, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional melalui inovasi seperti Katrili,” ujarnya, 25/4/2026.

Project Katrili dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di wilayah sekitar operasional panas bumi seperti Sulawesi Utara. Inovasi ini menggabungkan riset energi dengan teknologi pertanian berbasis silika geotermal.

Teknologi Ramah Lingkungan

Katrili mengandung silika dan kitosan yang berasal dari limbah kulit udang dan kepiting. Selain mengurangi limbah, kandungan tersebut berfungsi meningkatkan kualitas tanah serta memperkuat daya tahan tanaman.

Aplikasinya pun relatif sederhana, yakni dicampur dengan air dan disiramkan langsung ke tanah sesuai kebutuhan. Produk ini telah diuji pada berbagai komoditas, seperti tomat, kacang batik, bawang merah, dan padi.

Dekan FT UGM, Prof. Selo, menyebut kolaborasi ini sebagai contoh nyata peran perguruan tinggi dalam menjembatani riset dan implementasi teknologi.

“Pengembangan Katrili menunjukkan integrasi energi dan pangan yang dapat memperkuat posisi Indonesia dalam energi terbarukan,” katanya.

Kolaborasi Lintas Disiplin

CEO PT Agrotekno Estetika Laboratoris, Alexander H. Soeriyadi, menilai kandungan silika dalam Katrili memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas hasil panen.

READ  MK Panggil Operator Telko Terkait Polemik Kuota Internet Hangus

Sementara itu, tim peneliti UGM yang dipimpin Dr. Pri Utami memastikan bahwa inovasi ini dikembangkan melalui pendekatan ilmiah lintas disiplin, mulai dari geologi hingga pertanian.

Secara keseluruhan, Project Katrili menjadi bukti bahwa kolaborasi antara industri dan akademisi mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pengembangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Tags: Energi TerbarukanKetahanan PanganPanas Bumi
Previous Post

Daftar Balasan “Perang Dagang” China ke AS: Dari Rare Earth hingga Chip AI

Next Post

Phapros Catat Laba Bersih Naik 113 Persen pada Kuartal I 2026, Didorong Penjualan OGB

Next Post
phapros-laba-bersih-q1-2026

Phapros Catat Laba Bersih Naik 113 Persen pada Kuartal I 2026, Didorong Penjualan OGB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Yuda, keputusan Pemerintah mengevaluasi program MBG tersebut diperkirakan bisa menghemat APBN. Nilai dari satu hari program MBG yang berjalan adalah Rp 1 triliun. Dengan demikian empat kali dalam sebulan itu bisa mengirit atau menghemat Rp 4 triliun. Setahun bisa dihemat Rp 50 triliun. Untuk program MBG yang diadakan pada masa liburan anak sekolah juga akan dihilangkan. Semua itu dilakukan untuk penghematan.

Pemerintah Evaluasi Program MBG

27 April 2026 | 16:12
Pelantikan tersebut dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, (27/4/2026), dengan didasarkan pada (Keppres) Nomor 51/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Pada kesempatan tersebut pula, Prabowo juga melantik Qodari sebagai Kepala Balai Komunikasi RI

Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup

27 April 2026 | 16:42
Kisah Penciptaan Nabi Adam AS

Kisah Penciptaan Nabi Adam AS

25 Juli 2024 | 13:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved