Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Waspada Penipuan Tiket Piala Dunia 2026, Kaspersky Ungkap Modus Hadiah Palsu hingga Phishing

Lonjakan penipuan siber memanfaatkan euforia World Cup 2026, pengguna diimbau lebih waspada terhadap situs dan email mencurigakan

by Teguh Imam Suyudi
1 Mei 2026 | 18:00
in Tekno
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Piala Dunia 2026 (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Menjelang gelaran Piala Dunia 2026, ancaman penipuan siber meningkat signifikan. Perusahaan keamanan siber Kaspersky mendeteksi berbagai modus penipuan yang memanfaatkan antusiasme publik terhadap ajang sepak bola terbesar tersebut.

Modus Tiket dan Merchandise Palsu

Kaspersky menemukan situs web palsu yang menawarkan penjualan tiket pertandingan Piala Dunia FIFA dengan berbagai pilihan mata uang. Situs ini dirancang menyerupai platform resmi, lengkap dengan tampilan visual dan skema warna turnamen. Namun, setelah pengguna melakukan pembayaran, tiket tidak pernah diterima dan data pribadi berisiko disalahgunakan.

Selain itu, terdapat pula situs yang menjual merchandise “resmi” seperti kaos dan maskot dengan diskon besar. Untuk meyakinkan korban, pelaku menambahkan label “Toko Terpercaya” serta meminta data pribadi dan perbankan melalui formulir pendaftaran.

Email Phishing dan Hadiah Fiktif

Tidak hanya melalui situs web, pelaku juga melancarkan serangan melalui email phishing. Dalam beberapa kasus, korban menerima email yang mengatasnamakan pihak resmi FIFA, termasuk pemberitahuan palsu terkait keputusan lembaga sengketa sepak bola.

Modus lain yang marak adalah penipuan hadiah. Korban diberitahu telah memenangkan hingga 500.000 dollar AS, termasuk tiket, penerbangan, dan akomodasi. Untuk mengklaim hadiah, korban diminta menghubungi pelaku atau mengklik tautan berbahaya.

Imbauan Keamanan Siber

Analis Kaspersky, Anna Lazaricheva, mengingatkan bahwa acara besar seperti Piala Dunia selalu menjadi target empuk penjahat siber. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam membuka email atau mengakses situs yang mencurigakan.

Pengguna disarankan memverifikasi URL situs, menggunakan platform resmi, serta mengaktifkan autentikasi dua faktor. Selain itu, penggunaan solusi keamanan digital berbasis AI dinilai penting untuk mencegah serangan phishing yang semakin kompleks.

READ  VIDA Raih Peringkat 1 Global dalam Studi Keamanan Biometrik NIST
Tags: Cyber SecurityPhishingPiala Dunia 2026
Previous Post

Pameran Indonesia Supply Chain Resmi Diluncurkan

Next Post

Penataan Prodi Jangan Abaikan Dimensi Nilai, Akademisi Soroti Peran Perguruan Tinggi sebagai Penjaga Etika dan Peradaban

Next Post
Penataan Prodi Jangan Abaikan Dimensi Nilai, Akademisi Soroti Peran Perguruan Tinggi sebagai Penjaga Etika dan Peradaban

Penataan Prodi Jangan Abaikan Dimensi Nilai, Akademisi Soroti Peran Perguruan Tinggi sebagai Penjaga Etika dan Peradaban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

11 Februari 2025 | 18:19
HP Tunjukkan Masa Depan Dunia Gaming

HP Tunjukkan Masa Depan Dunia Gaming

14 Februari 2026 | 18:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
tanggul-jebol-banjir-batal-82-ka-perjalanan

KAI Batalkan 8 Perjalanan Kereta dan Alihkan Lainnya Hingga 31 Januari

27 Januari 2025 | 14:34
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Sebanyak 45 hotel di Kota Bandung melaporkan telah terjadi peretasan akun google bisnis, (12/8/2024). Sebelumnya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) juga telah mengonfirmasi adanya pemalsuan data pada akun Google Bisnis yang menimpa sejumlah hotel di berbagai wilayah Indonesia, (11/8/2024). Dilaporkan di Jawa Timur terdapat 92 hotel terdampak, Jawa Tengah 156 hotel, di Lampung 8 hotel.

Google Bisnis di Ratusan Hotel Tengah Diretas

13 Agustus 2024 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved