Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kesiapan Ekosistem Jadi Tantangan Startup AI di Indonesia, Boring AI Hentikan Operasi Lokal

Minim infrastruktur dan kesiapan organisasi membuat adopsi kecerdasan buatan belum optimal, meski peluang pasar dinilai besar

by Teguh Imam Suyudi
2 Mei 2026 | 20:00
in Tekno
agentic-ai-2026

Ilustrasi Agentic AI

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Ambisi membangun startup kecerdasan buatan (AI) di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama terkait kesiapan ekosistem teknologi. Survei Cisco 2025 mencatat, sebanyak 81 persen perusahaan di Indonesia belum siap mengadopsi AI karena keterbatasan infrastruktur.

Kondisi ini turut dialami Ikhwan Iqbal, pendiri Boring AI, yang memutuskan menghentikan operasional bisnisnya di Indonesia, meski produknya tetap berjalan di Taiwan.

Ekosistem Belum Matang

Boring AI dikembangkan sebagai platform untuk mengotomatiskan pekerjaan berulang dalam bisnis, mulai dari komunikasi pelanggan hingga workflow operasional. Namun, implementasinya di Indonesia terkendala kesiapan pasar.

Pakar digital dari ICT Institute, Heru Sutadi, menilai ekosistem teknologi nasional memang mulai berkembang. Namun, kesiapan tersebut masih terkonsentrasi di kota besar dan sektor tertentu seperti fintech dan e-commerce.

“Banyak organisasi masih dalam tahap eksplorasi, belum sampai implementasi penuh,” ujar Heru.

Ia menambahkan, kendala utama adopsi AI meliputi minimnya talenta, ketidakjelasan use case, serta tingginya biaya implementasi awal.

Peluang di Tengah Tantangan

Di sisi lain, Iqbal melihat Indonesia sebagai pasar potensial di tengah kejenuhan pasar AI di Amerika Serikat dan Jepang.

“Di Indonesia justru jadi opportunity karena market-nya masih terbuka,” kata dia.

Namun, ia menilai Indonesia masih berperan sebagai pasar, bukan pencipta teknologi. Fondasi infrastruktur AI juga dinilai belum memadai untuk mendukung pertumbuhan startup secara optimal.

Meski demikian, Iqbal tetap optimistis. Ia meyakini, dengan penguatan ekosistem dan peningkatan kualitas talenta, Indonesia berpotensi menjadi pemain dalam pengembangan teknologi AI global.

READ  NTT DATA Bangun Pabrik AI
Tags: Artificial IntelligenceStartup IndonesiaTeknologi AI
Previous Post

Pemerintah Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

Next Post

Cara Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Ini Langkah Resmi dan Cara Mengatasinya

Next Post
ojk-perketat-e-kyc-pindar-cegah-pinjaman-online-ilegal

Cara Cek KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Ini Langkah Resmi dan Cara Mengatasinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Prabowo Kumpulkan Direksi dan Komisaris Bank BUMN, Bahas Arah Ekonomi Nasional

Prabowo Kumpulkan Direksi dan Komisaris Bank BUMN, Bahas Arah Ekonomi Nasional

18 Juni 2026 | 16:52
Menurut Budi, seiring meningkatnya permintaan global terhadap komoditas pertanian berkelanjutan, PT Prime Agri Resources Tbk memandang integrasi, transparansi, dan inovasi untuk menjaga daya saing Indonesia di lanskap agribisnis internasional.

Prime Agri Resources Bertransformasi Jadi Platform Agribisnis Terintegrasi

18 Juni 2026 | 11:41
Menlu Sugiono Wakili Prabowo di KTT ASEAN-Rusia, Dorong Kerja Sama Pangan dan Energi

Menlu Sugiono Wakili Prabowo di KTT ASEAN-Rusia, Dorong Kerja Sama Pangan dan Energi

18 Juni 2026 | 16:58
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Sementara itu Direktur PT Fokus Target Solusi, Fima Rosyidah dalam releasenya yang diterima (18/6/2026), menekankan pentingnya pemerataan akses teknologi agar tidak menjadi penghambat lahirnya inovator dari daerah. Menurutnya, konsep manusia sebagai pilot dan AI sebagai copilot diharapkan dapat mendorong pelajar hingga pelaku UMKM, termasuk di wilayah 3T, memanfaatkan AI untuk menciptakan nilai tambah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Festival AI Nusantara Hadir Untuk Pemerataan AI dan Lahirkan Inovator Lokal dari Seluruh Indonesia

19 Juni 2026 | 14:55
Hadits Tolong Menolong, Perintahkan Muslim untuk Saling Membantu

Hadits Tolong Menolong, Perintahkan Muslim untuk Saling Membantu

25 Juli 2024 | 12:39
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved