Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ketua KPK: Penindakan Korupsi Lebih Mahal, Negara Masih Biayai Makan dan Baju Koruptor

by Miroji
11 Mei 2026 | 13:04
in Hukum
Ketua KPK: Penindakan Korupsi Lebih Mahal, Negara Masih Biayai Makan dan Baju Koruptor

ilustrasi gambar dibuat oleh chatgpt

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa biaya penindakan kasus korupsi jauh lebih besar dibandingkan upaya pencegahan. Hal itu disampaikan Setyo saat peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026).

Menurut Setyo, negara tetap harus menanggung kebutuhan para koruptor setelah ditahan, mulai dari makanan hingga pakaian selama berada di rumah tahanan. “Penindakan pasti akan lebih mahal, dari awal sampai akhir. Sudah di dalam pun masih diurusi negara, makannya, bajunya, seragamnya dan lain-lain,” ujar Setyo.

Ia berharap pendidikan antikorupsi dapat membentuk karakter anak sejak dini agar memahami perilaku koruptif dan tumbuh menjadi generasi berintegritas. Buku panduan tersebut diluncurkan KPK bersama Kemendagri dan Kemendikdasmen sebagai bagian penguatan ekosistem pendidikan antikorupsi di sekolah dan masyarakat.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan buku itu tidak menjadi mata pelajaran baru, melainkan diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar dan ekstrakurikuler di sekolah.

READ  Kata Polisi Soal Penemuan 7 Jenazah di Kali Bekasi: Faktanya Loncat
Tags: buku antikorupsiKemendagriKemendikdasmenKorupsiKPKpendidikan antikorupsipenindakan korupsiSetyo Budiyanto
Previous Post

Tiga Sarapan Sehat untuk Kesehatan Pencernakan

Next Post

Pihak Sponsor 320 Warga Asing Terlibat Jaringan Judol di Hayam Wuruk Diburu

Next Post
Sebagai informasi, para pelaku yang ditangkap meliputi sebanyak 57 orang merupakan warga negara Cina, 228 orang warga negara Vietnam, 11 orang warga negara Laos, 13 orang warga negara Myanmar, tiga orang masing-masing warga negara Malaysia dan Kamboja, serta lima orang warga negara Thailand. Selain itu, ditemukan 75 domain internet dan laman resmi atau website yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian daring. Domain internet dan website tersebut menggunakan kombinasi karakter tertentu dan variabel label perjudian guna menghindari pemblokiran

Pihak Sponsor 320 Warga Asing Terlibat Jaringan Judol di Hayam Wuruk Diburu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Menurut Ratna kembali, bank yang berfokus di segmen ritel dan UMKM tidak terpengaruh secara signifikan oleh fluktuasi ekonomi global. Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai contohnya. Pada Maret 2026, dicatat memiliki rasio NIM di level 7,7%. Rasio ini didukung oleh porsi CASA yang sampai 68% dari total dana pihak ketiga (DPK) BRI.

Jaga Margin Keuntungan, Bank Harus Perkuat Porsi Dana Murah

11 Mei 2026 | 11:36
Ketiga, greek yoghurt. Minuman ini merupakan versi yoghurt yang lebih kental dan lebih asam dibanding yoghurt biasa karena kandungan airnya telah disaring, sehingga memiliki kandungan protein lebih tinggi. Greek yoghurt juga kaya akan kultur hidup yang dapat langsung mendukung kesehatan mikrobioma usus. Kandungan protein yang ada juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sementara kandungan kalsiumnya bermanfaat bagi kesehatan tulang

Tiga Sarapan Sehat untuk Kesehatan Pencernakan

11 Mei 2026 | 12:06
longsor-bandung-barat-tewas-7-ratusan-hilang

Longsor Bandung Barat Tewaskan 7, Ratusan Hilang!

24 Januari 2026 | 19:00
Mengenal Larangan Haji Selama Ihram, Ini Arti Rafats, Fusuq, dan Jidal

Mengenal Larangan Haji Selama Ihram, Ini Arti Rafats, Fusuq, dan Jidal

11 Mei 2026 | 14:05
Ketua KPK: Penindakan Korupsi Lebih Mahal, Negara Masih Biayai Makan dan Baju Koruptor

Ketua KPK: Penindakan Korupsi Lebih Mahal, Negara Masih Biayai Makan dan Baju Koruptor

11 Mei 2026 | 13:04
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved