Jakarta, CoreNews.id – Analog Devices, Inc. (ADI) mengumumkan akuisisi perusahaan teknologi daya asal Silicon Valley, Empower Semiconductor, dalam transaksi tunai senilai USD 1,5 miliar. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan pusat data berperforma tinggi.
Akuisisi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan energi untuk menopang sistem komputasi AI berskala besar. Industri kini menghadapi tantangan tidak hanya pada tingginya konsumsi listrik, tetapi juga efisiensi distribusi daya agar tidak menimbulkan panas berlebih yang dapat mengganggu performa sistem.
Fokus pada Efisiensi Daya AI
Melalui kerja sama ini, ADI dan Empower akan mengembangkan teknologi pengelolaan daya yang mampu mendukung sistem AI dengan kepadatan komputasi lebih tinggi. Teknologi milik Empower memungkinkan penyaluran daya dilakukan lebih dekat ke prosesor sehingga meningkatkan efisiensi energi dan stabilitas sistem.
CEO dan Chair ADI Vincent Roche mengatakan, infrastruktur AI telah mengubah kebutuhan distribusi daya secara mendasar.
“Infrastruktur AI sedang mengubah cara daya disalurkan secara mendasar, dan kebutuhan energi kini menjadi tantangan terbesar dalam pengembangan sistem generasi berikutnya,” ujar Roche.
Menurut dia, kombinasi teknologi ADI dan Empower akan membantu pelanggan membangun sistem AI dengan efisiensi daya yang lebih baik sekaligus mendukung performa komputasi tinggi.
Pengembangan Teknologi IVR
Saat ini, teknologi silicon capacitor milik Empower telah diproduksi secara komersial. Sementara itu, pengembangan teknologi Integrated Voltage Regulator (IVR) dilakukan bersama sejumlah perusahaan hyperscaler dan pengembang chip AI global.
CEO Empower Semiconductor Tim Phillips mengatakan, teknologi perusahaan dikembangkan untuk menjawab tantangan distribusi daya pada sistem AI modern.
ADI disebut akan mempercepat pengembangan teknologi tersebut melalui dukungan manufaktur, operasional, dan jaringan pelanggan global yang dimiliki perusahaan.
Transaksi ini telah disetujui oleh dewan direksi kedua perusahaan dan diperkirakan rampung pada paruh kedua 2026 setelah memperoleh persetujuan regulator terkait. Setelah akuisisi selesai, Tim Phillips akan tetap memimpin pengembangan teknologi IVR di bawah ADI













