Jakarta, CoreNews.id — Identitas korporasi baru diluncurkan PT Prime Agri Resources Tbk (Prime Agri Resources atau Perseroan) di Jakarta, (17/6/2026) malam. Langkah ini ditandai dengan transformasi perusahaan menjadi platform agribisnis yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada masa depan. Platform yang terintegrasi tersebut memungkinkan perusahaan menjembatani asal dan hasil produksi secara langsung, serta mentransformasikan jaringan petani menjadi penggerak pertumbuhan global yang tangguh dan terukur.
Hal tersebut disampaikan CEO Prime Agri Resources, Budi Setiawan Halim dalam siaran pers di Jakarta, (18/6/2026). Menurut Budi, seiring meningkatnya permintaan global terhadap komoditas pertanian berkelanjutan, PT Prime Agri Resources Tbk memandang integrasi, transparansi, dan inovasi untuk menjaga daya saing Indonesia di lanskap agribisnis internasional.
Sebagai informasi, berdasarkan data pemerintah pada 2025, Indonesia memegang peran dominan dalam rantai pasok kelapa sawit global. Total produksi minyak sawit (CPO dan PKO) yang dihasilkan mencapai 56 juta ton serta total ekspor berbagai produk olahan sawit sebesar 32 juta ton. Sementara menurut data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), nilai ekspor kelapa sawit pada tahun 2025 tercatat mencapai 36 miliar dolar AS atau sekitar Rp 590 triliun.*













