Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Perempuan Kini Harus Harus Lebih Hati-Hati Dengan Toxic Relationship

by Irawan Djoko Nugroho
24 Juni 2026 | 11:41
in Gaya Hidup
Menurut Amanda, selain tonic immobility, juga dikarenakan adanya relasi kuasa dalam hubungan juga berperan besar. Dominasi yang dilakukan pelaku dapat membuat korban berada pada posisi inferior sehingga sulit mengambil keputusan untuk melawan ataupun melarikan diri.

Toxic Relationship. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Kondisi tonic immobility, yaitu respons refleks biologis di mana seseorang tiba-tiba membeku, tidak dapat bergerak, berbicara, atau melawan ketika menghadapi rasa takut yang ekstrem atau trauma hebat menjadi penyabab berinisial YTR (29 tahun) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang disekap selama 3 tahun oleh kekasihnya Taufik Hidayat. Korban kini dicatat terancam kehilangan penglihatannya, mengalami luka pada bibir atas akibat digunting, serta memiliki banyak bekas luka bacokan dan pukulan di tangan dan kaki.

Hal tersebut disampaikan psikolog dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Dr Amanda Pasca Rini, (23/6/2026). Menurut Amanda, selain tonic immobility, juga dikarenakan adanya relasi kuasa dalam hubungan juga berperan besar. Dominasi yang dilakukan pelaku dapat membuat korban berada pada posisi inferior sehingga sulit mengambil keputusan untuk melawan ataupun melarikan diri.

Tragedi tersebut menurut Amanda, menjadi pengingat bahwa perempuan perlu lebih berhati-hati dalam membuka hubungan baru. Ada beberapa tanda toxic relationship yang wajib diperhatikan untuk mencegah kasus serupa terjadi. Tanda-tanda tersebut antara lain pasangan yang selalu mengontrol atau mengekang, melakukan manipulasi psikologis, minim memberikan dukungan, bersikap posesif secara berlebihan, hingga menunjukkan perilaku kekerasan. “Bila terdapat tanda-tanda itu segera menjauh dan memutus hubungan dengan yang bersangkutan,” pungkas Amanda.*

READ  Isuzu Bersama Applied Intuition Kembangkan Truk dan Bus Self-Driving
Tags: Dr Amanda Pasca Rinitonic immobilityToxic relationship
Previous Post

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar sebagai Country Director Indonesia

Next Post

Portugal Hajar Uzbekistan 5-0, Ronaldo Akhiri Puasa Gol di Piala Dunia 2026

Next Post
Portugal Hajar Uzbekistan 5-0, Ronaldo Akhiri Puasa Gol di Piala Dunia 2026

Portugal Hajar Uzbekistan 5-0, Ronaldo Akhiri Puasa Gol di Piala Dunia 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KB Bank kini terus melihat adanya ruang untuk meningkatkan kredit ke sektor tersebut apabila prospeknya tetap positif dan hasil analisis kredit menunjukkan kondisi yang memadai. Dengan demikian, ekspansi kredit ke sektor TPT dan garmen akan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan prospek industri serta kualitas calon debitur

KB Bank Siap Tingkatkan Kredit ke Sektor TPT dan Garmen

24 September 2026 | 15:13
Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

Hery Susanto Dituntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara

25 September 2026 | 13:38
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan Kanwil BPN Jatim

25 September 2026 | 15:49
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026

25 September 2026 | 12:52
Menurut Destry, untuk mengurai permasalahan tersebut, BI akan memberikan disinsentif dalam bentuk GWM (Giro Wajib Minimum) pada bank tersebut. Sementara bank-bank lain yang kepemilikan SSB-nya relatif di bawah, di mana BI menempatkan di 19 persen dari total DPK (Dana Pihak Ketiga) mereka, maka BI akan memberikan insentif, yaitu penurunan GWM.

BI Akan Terapkan Giro Wajib Minimum

25 September 2026 | 12:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved