Jakarta, CoreNews.id — Kondisi tonic immobility, yaitu respons refleks biologis di mana seseorang tiba-tiba membeku, tidak dapat bergerak, berbicara, atau melawan ketika menghadapi rasa takut yang ekstrem atau trauma hebat menjadi penyabab berinisial YTR (29 tahun) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang disekap selama 3 tahun oleh kekasihnya Taufik Hidayat. Korban kini dicatat terancam kehilangan penglihatannya, mengalami luka pada bibir atas akibat digunting, serta memiliki banyak bekas luka bacokan dan pukulan di tangan dan kaki.
Hal tersebut disampaikan psikolog dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Dr Amanda Pasca Rini, (23/6/2026). Menurut Amanda, selain tonic immobility, juga dikarenakan adanya relasi kuasa dalam hubungan juga berperan besar. Dominasi yang dilakukan pelaku dapat membuat korban berada pada posisi inferior sehingga sulit mengambil keputusan untuk melawan ataupun melarikan diri.
Tragedi tersebut menurut Amanda, menjadi pengingat bahwa perempuan perlu lebih berhati-hati dalam membuka hubungan baru. Ada beberapa tanda toxic relationship yang wajib diperhatikan untuk mencegah kasus serupa terjadi. Tanda-tanda tersebut antara lain pasangan yang selalu mengontrol atau mengekang, melakukan manipulasi psikologis, minim memberikan dukungan, bersikap posesif secara berlebihan, hingga menunjukkan perilaku kekerasan. “Bila terdapat tanda-tanda itu segera menjauh dan memutus hubungan dengan yang bersangkutan,” pungkas Amanda.*












