Jakarta, CoreNews.id — Layanan perbankan yang mudah dan nyaman kini menjadi bahan pertimbangan masyarakat. Karena itu, kualitas layanan menjadi salah satu faktor yang menentukan pilihan nasabah. Terlebih, persaingan perbankan kini bukan lagi sekadar tentang produk, melainkan tentang pengalaman pelanggan. Ke depan, bank syariah perlu terus menghadirkan layanan yang relevan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Hal tersebut disampaikan SEVP Operations BSI Ana Nurul Khayati dalam keterangannya di Jakarta (14/7/2026). Menurut Ana, BSI saat ini memiliki jumlah nasabah sebesar 24 juta hingga Maret 2026. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan layanan kepada berbagai segmen masyarakat, baik melalui kantor cabang maupun kanal digital. Peningkatan layanan misalnya adalah seluruh kantor cabang BSI kini dilengkapi fasilitas seperti jalur landai, toilet khusus difabel, area parkir khusus, kursi roda, area tunggu yang ramah difabel, hingga penunjuk arah bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, perseroan juga terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan kompetensi pegawai, penyederhanaan proses bisnis, serta pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, aman, dan nyaman. Tidak berlebihan jika BSI kemudian meraih posisi Top 2 National Service Excellence pada ajang Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2026. Perseroan juga menempati peringkat pertama pada kategori Walk-in Channel dan peringkat kedua pada kategori Best Customer Experience.*












