Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Bank Didesak Hentikan Biayai Perusak Hutan Gambut

Koalisi masyarakat sipil meminta sektor perbankan memperketat pembiayaan sektor berisiko menyusul ancaman El Nino hingga 2027 yang diperkirakan meningkatkan kebakaran hutan dan lahan.

by Teguh Imam Suyudi
1 Agustus 2026 | 09:00
in Humaniora
bank-hentikan-pembiayaan-perusak-hutan

Ilustrasi Kebakaran Hutan dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Ancaman El Nino yang diproyeksikan berlangsung hingga 2027 mendorong koalisi masyarakat sipil mendesak sektor perbankan menghentikan pembiayaan terhadap perusahaan yang merusak hutan dan lahan gambut. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran hutan, krisis iklim, serta kerusakan lingkungan yang semakin meningkat.

Risiko El Nino dan Pembiayaan Perbankan

Seruan itu disampaikan melalui surat terbuka kepada 190 lembaga keuangan di berbagai negara, termasuk sejumlah bank besar di Indonesia. Berdasarkan proyeksi National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan World Meteorological Organization (WMO), El Nino diperkirakan berkembang pada kategori sedang hingga kuat sampai 2027.

Data Nusantara Atlas menunjukkan luas area terbakar di Indonesia telah mencapai lebih dari 103.000 hektare hingga Juni 2026, sedangkan jumlah titik panas mendekati 97.000 hingga akhir Juli 2026. “Kondisi tersebut dinilai berpotensi memburuk apabila pembukaan hutan dan pengeringan lahan gambut terus didukung melalui pembiayaan sektor keuangan,” dikutip dari siaran persTuK INDONESIA, 29/7/2026.

Akuntabilitas Sektor Keuangan

Koalisi masyarakat sipil menilai lembaga keuangan tidak dapat diposisikan sebagai pihak netral dalam menghadapi krisis iklim. Penerapan uji tuntas (due diligence), penguatan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), serta penghentian pendanaan terhadap perusahaan yang terbukti merusak lingkungan menjadi tuntutan utama.

Selain itu, organisasi masyarakat sipil meminta Otoritas Jasa Keuangan memperkuat regulasi keuangan berkelanjutan melalui aturan yang lebih mengikat, disertai mekanisme audit independen dan sistem insentif maupun disinsentif.

Koalisi juga mendesak lembaga keuangan menghentikan pembiayaan baru maupun pembiayaan ulang kepada perusahaan yang telah dinyatakan bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan hingga seluruh kewajiban pemulihan lingkungan dipenuhi. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kebakaran sekaligus memperkuat perlindungan terhadap hutan dan gambut Indonesia.

READ  Hukum Menelan Ludah Saat Puasa: Apakah Batal?
Tags: El Nino 2027Hutan IndonesiaKeuangan Berkelanjutan
Previous Post

Fenomena Masyarakat Kecil Makan Tabungan Kian Menguat

Next Post

Kinerja DSNG Tumbuh Positif pada Semester Pertama 2026

Next Post
kinerja-dsng-semester-1-2026

Kinerja DSNG Tumbuh Positif pada Semester Pertama 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Perekonomian Thailand tengah berada dalam krisis.

Ekonomi Thailand Dilanda Krisis

24 Januari 2024 | 11:30
Selepas Dewan komisaris SMPD yang sebelumnya menyetujui transaksi melalui Keputusan Dewan Komisaris SMPD yang ditandatangani pada tanggal 10 Januari 2025, SMPD akan menjadi pemegang saham pengendali baru dari DWA. Persentase kepemilikan saham SMPD dicatat sebesar 51%

Summarecon Agung (SMRA) Ambil Alih Duta Wahana Asri

19 Januari 2025 | 15:48
outsystems-agent-workbench-tingkatkan-dampak-bisnis-ai

OutSystems Agent Workbench Akhirnya Rilis! Cara Baru Genjot Bisnis Pakai AI Agentik yang Cerdas

6 Oktober 2025 | 09:00
harga-bbm-pertamax-naik-1-juli-2025

Syarat dan Cara Daftar Barcode Solar Subsidi MyPertamina, Ini Panduan Lengkapnya

19 April 2026 | 21:00
Untuk harga, Honor 600 Super Edition di Cina dijual mulai 3.299 yuan atau sekitar Rp8,69 juta untuk varian 12/256 GB dan 3.699 yuan atau sekitar Rp9,75 juta untuk model 12/512 GB. Namun demikian untuk jadwal peluncuran global, Honor dicatat belum mengungkapkannya

Honor 600 Super Edition dengan Kamera 200 MP dan Baterai 8.600 mAH Resmi Diluncurkan

29 Mei 2026 | 10:51
aquviva-ramadan-321-masjid

AQUVIVA Tebar Kesejukan Ramadan! 321 Masjid di Indonesia Kebagian Air Mineral Gratis

27 Februari 2026 | 13:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved