Jakarta, CoreNews.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) kembali melakukan penyegaran kepemimpinan di lingkungan Subholding Upstream dengan mengukuhkan tiga direktur utama baru pada anak perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat organisasi dalam menghadapi tantangan peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional.
Berdasarkan pengukuhan yang berlangsung di lingkungan PHE, Arief Prasetyo Handoyo resmi menjabat Direktur Utama PT Pertamina EP. Sementara itu, Muharram Jaya Panguriseng dipercaya memimpin PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), sedangkan Djudjuwanto ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu.
Pergantian tersebut melanjutkan proses penyegaran jajaran direksi yang sebelumnya dilakukan di tingkat induk perusahaan. PHE berharap perubahan kepemimpinan dapat mempercepat pengambilan keputusan bisnis, memperkuat sinergi antaranak usaha, serta mendorong pencapaian target produksi migas nasional.
Fokus Tingkatkan Produksi Migas
Arief Prasetyo Handoyo diharapkan mampu memperkuat kinerja PT Pertamina EP yang selama ini menjadi salah satu kontributor utama produksi minyak nasional. Adapun Muharram Jaya Panguriseng dinilai memiliki pengalaman yang relevan untuk memperkuat pengelolaan aset-aset hulu migas di Regional 3 Kalimantan.
PHI mengelola sejumlah wilayah kerja strategis yang tersebar di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Wilayah operasinya mencakup blok Mahakam, Attaka, East Kalimantan, serta lapangan Bunyu dan Tarakan yang menjadi bagian penting dalam produksi migas nasional.
Di sisi lain, Djudjuwanto mendapat amanah memimpin PT Pertamina EP Cepu guna menjaga keberlanjutan operasi sekaligus mengoptimalkan produksi dari lapangan-lapangan strategis yang dikelola perusahaan.
PHE menegaskan bahwa penyegaran kepemimpinan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menempatkan sumber daya manusia terbaik pada posisi strategis. Langkah tersebut diharapkan memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pelaksanaan proyek, serta mendukung target swasembada energi yang menjadi agenda pembangunan nasional.













