Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Lebih Separuh Gen Z Rentan Serangan Siber Digital

Riset Kaspersky mengungkap 52 persen Gen Z pernah mengalami serangan siber. Meski paling aktif berinternet dan percaya diri di dunia digital, kebiasaan perlindungan keamanan siber mereka masih tergolong rendah.

by Teguh Imam Suyudi
3 Agustus 2026 | 17:00
in Tekno
Ilustrasi Keamanan Siber

Ilustrasi Keamanan Siber (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Generasi Z menjadi kelompok yang paling aktif menggunakan internet, tetapi juga tercatat sebagai generasi yang paling rentan terhadap serangan siber. Hasil riset terbaru Kaspersky menunjukkan lebih dari separuh responden Gen Z atau sekitar 52 persen pernah mengalami serangan siber yang menyasar perangkat, akun daring, maupun data pribadi mereka.

Survei yang dilakukan pusat riset pasar internal Kaspersky terhadap 7.200 responden di 18 negara, termasuk Indonesia, memperlihatkan sebanyak 57 persen Gen Z menghabiskan lebih banyak waktu di dunia maya dibandingkan aktivitas offline. Sebanyak 67 persen responden menjadikan ponsel pintar sebagai perangkat utama untuk mengakses internet.

Ironisnya, tingginya intensitas penggunaan internet tidak selalu diikuti kebiasaan menjaga keamanan digital. Meski 59 persen responden mengaku percaya diri beraktivitas di ruang digital, hanya 28 persen yang merasa memiliki kemampuan digital tingkat lanjut.

Perlindungan Masih Rendah

Kesenjangan tersebut terlihat dari rendahnya penerapan perlindungan dasar. Hanya 27 persen Gen Z yang menggunakan perangkat lunak antivirus pada ponsel pintar. Mereka juga tercatat lebih jarang mengganti kata sandi dibandingkan generasi lainnya.

Dampaknya mulai terlihat. Sebanyak 17 persen responden mengaku akun media sosialnya pernah diretas, sementara 12 persen kehilangan akses ke akun permainan daring akibat serangan siber.

Padahal, ponsel pintar kini menyimpan berbagai informasi penting. Sebanyak 38 persen responden menyebut foto dan dokumen pribadi sebagai data paling berharga, sedangkan 30 persen lainnya menilai kata sandi dan kredensial akun merupakan aset digital yang harus dilindungi. Namun, hanya 28 persen yang rutin mencadangkan data penting di perangkat mereka.

Keamanan Siber Jadi Kebiasaan

Wakil Presiden Manajemen Produk Konsumen Kaspersky, Irina Ermilova, 1/8/2026, mengatakan kedekatan Gen Z dengan teknologi tidak selalu diiringi kemampuan mengenali ancaman digital.

READ  AI Rakus Energi! 2028 Diprediksi Melahap 50% Daya Data Center

“Keakraban menggunakan aplikasi dan media sosial tidak otomatis membuat seseorang mampu mengenali penipuan, phishing, atau melindungi data pribadi,” ujarnya.

Kaspersky mendorong pengguna menjadikan keamanan siber sebagai bagian dari rutinitas digital sehari-hari melalui penggunaan antivirus, pengelola kata sandi, layanan VPN saat memakai Wi-Fi publik, serta edukasi interaktif melalui gim Case 404 agar pengguna lebih siap menghadapi ancaman digital yang terus berkembang.

Previous Post

Ini Para Tokoh Yang Masuk Bursa Ketum PBNU

Next Post

Timnas Indonesia Takluk dari Vietnam di Pakansari 3-0

Next Post
indonesia-vs-kamboja-aff-2026-baker-hattrick

Timnas Indonesia Takluk dari Vietnam di Pakansari 3-0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

10-film-netflix-teratas-akhir-pekan-ini-banyak-film-horor-indonesia

4 Film Indonesia Terbaru di Netflix Hari Ini, Agak Laen: Menyala Pantiku hingga Qorin 2

29 Mei 2026 | 08:00
Kia EV9 2024, dibandrol dengan harga 54.900 dolar AS atau sekitar Rp 858 juta

Kia EV9 2024 Rilis Akhir Tahun, Ini Harganya

4 Oktober 2023 | 15:04
BRI kini menjadi bank dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tertinggi di Indonesia. KUR yang disalurkan mencapai Rp185 triliun dan menjangkau lebih dari 4 juta pelaku UMKM. BRI juga telah memperluas jaringan Agen BRILink yang dimilikinya, dan kini mencapai 1.064.000 agen di 80 persen desa di Indonesia, dengan total volume transaksi sebesar Rp1.583 triliun

BRI Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp 60,64 Triliun Pada 2024

12 Februari 2025 | 15:11
Pramono juga berharap agar soal kepengurusan direksi dapat diselesaikan melalui IPO pula. Selain itu ia sudah memerintahkan agar penentuan direksi harus dilakukan secara profesional, tanpa ada titipan sama sekali. Orang yang menduduki posisi tersebut harus juga mampu di bidangnya

Pramono Harap Bank DKI Melakukan IPO dan Rombak Direksi

15 April 2025 | 13:14
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Pembayaran mulus (seamless) merupakan sistem pembayaran yang penggunaan teknologi NFC, RFID, dan BIBO. Sistem pembayaran ini nantinya, sebagaimana yang diterapkan Jepang dan Korea guna mempercepat proses pembayaran.

MRT Jakarta Akan Kembangkan Sistem Pembayaran Dengan Teknologi NFC, RFID, dan BIBO

10 Juni 2024 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved