Kolaborasi ini membuka akses pelatihan berstandar internasional bagi profesional Indonesia untuk memperkuat kompetensi desain, konstruksi, dan operasional pusat data.
Jakarta, CoreNews.id – Kebutuhan tenaga profesional yang mampu merancang dan mengelola pusat data berstandar internasional mendorong PT Data Center Integrasi (DCI) menjalin kerja sama dengan Uptime Institute.
Melalui kolaborasi tersebut, sejak 14 Agustus 2026, DCI ditunjuk sebagai mitra penyelenggara dan koordinator lokal program Uptime Institute On-Premise Training Course di Indonesia.
Program ini berfokus pada peningkatan kompetensi profesional dalam bidang Data Center Design, Construction, and Operational Sustainability, mulai dari desain infrastruktur hingga keberlanjutan operasional fasilitas pusat data.
Uptime Institute berharap kemitraan tersebut dapat memperluas akses pelaku industri Indonesia terhadap pengetahuan, pengalaman, dan standar profesional global.
Perkuat Kompetensi SDM
Direktur Utama PT Data Center Integrasi, Tjendradjaja Tungga, mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi fondasi penting bagi kemajuan industri pusat data nasional.
“Kami melihat pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama bagi kemajuan industri pusat data nasional. Infrastruktur yang andal dan berkelanjutan tidak hanya membutuhkan teknologi dan fasilitas yang canggih, tetapi juga tenaga profesional yang memiliki kompetensi, pemahaman teknis, serta kemampuan mengelola operasional sesuai praktik terbaik industri,” ujar Tjendradjaja, di Jakarta, 6/11/2026.
Sebagai mitra lokal, DCI bertanggung jawab mengoordinasikan logistik, jadwal, fasilitas pelatihan, registrasi peserta, serta dukungan administratif dan operasional.
Standar Internasional
Meski penyelenggaraan didukung DCI, seluruh kewenangan akademis tetap berada di tangan Uptime Institute Professional Services LLC.
Lembaga tersebut mengendalikan materi pembelajaran, sertifikasi, ujian, dan pelaksanaan pelatihan. Pengaturan ini bertujuan menjaga kualitas program sesuai standar profesional Uptime Institute.
Kebutuhan kompetensi tersebut semakin relevan seiring pertumbuhan layanan komputasi awan (cloud computing) dan kecerdasan buatan (AI), yang meningkatkan kebutuhan terhadap infrastruktur digital.
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan berharap profesional Indonesia semakin siap menghadapi tuntutan industri pusat data yang mengutamakan keandalan, efisiensi, dan keberlanjutan.












