Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Program Subsidi Motor Listrik Sepi Peminat

by Irawan Djoko Nugroho
4 Januari 2024 | 10:46
in Gaya Hidup
Setelah dipotong subsidi, harga tipe United E-Motor MX1200 menjadi Rp 8,8 juta, T1800 Rp 23,5 juta, TX1800 jadi Rp 26,9 juta dan tipe tertinggi TX3000 tinggal Rp 42,9 juta. Harga tersebut merupakan harga on the road (OTR) Jakarta

Ilustrasi United E-Motor. Sumber gambar: JawaPos.com

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Hingga tanggal 2 Januari 2024, motor listrik bersubsidi baru terjual 11.532 unit dari kuota subsidi motor listrik untuk tahun 2023 yang berjumlah 200.000 unit. Kondisi ini membuat jumlah kuota subsidi untuk tahun 2024 menjadi melonjak. Berdasar data di Sisapira.id, total kuota tahun 2024 adalah 400.000 unit, dan jika ditambah dengan sisa kuota tahun 2023 maka menjadi 590.603 unit.

Kurang diminatinya program subsidi motor listrik bagi masyarakat Indonesia tersebut, seharusnya menjadi tanggung jawab bersama dan bukan hanya produsen. Hal ini disampaikan  General Manager PT Terang Dunia Internusa Andry Dwinanda dalam keterangan resmi, Rabu (3/1).

Di Indonesia, terdapat lebih dari 30 jenis motor listrik bersubsidi yang beredar di pasaran. Salah satunya United E-Motor. Motor listrik produksi dalam negeri buatan PT Terang Dunia Internusa ini memiliki empat tipe motor listriknya yang dapat dibeli dengan bantuan subsidi pemerintah sebesar Rp 7 juta. Setelah dipotong subsidi, harga tipe United E-Motor MX1200 menjadi Rp 8,8 juta, T1800 Rp 23,5 juta, TX1800 jadi Rp 26,9 juta dan tipe tertinggi TX3000 tinggal Rp 42,9 juta. Harga tersebut merupakan harga on the road (OTR) Jakarta.*

READ  Cara Mudah Bikin Akun SNBP 2025
Tags: Motor Listrik BersubsidiUnited E-Motor
Previous Post

KB Bukopin Targetkan Pertumbuhan Kredit di Atas 15%, Segmen Wholesale Jadi Andalan

Next Post

Ponpes Buntet Alihkan Dukungan dari Ganjar ke Prabowo

Next Post
Ponpes Buntet Alihkan Dukungan dari Ganjar ke Prabowo

Ponpes Buntet Alihkan Dukungan dari Ganjar ke Prabowo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

9 Oktober 2023 | 14:56
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Berdasar Penelusuran KPK Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

13 Oktober 2026 | 10:23
Link Net

Centrin Online & Link Net Jalin Kerja Sama Open Access untuk Perluasan Jaringan

18 September 2025 | 12:00
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved