Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Hilirisasi Nikel Hanya Merugikan Negara

by Irawan Djoko Nugroho
24 Januari 2024 | 11:02
in Ekonomi
Program hilirisasi nikel justru lebih banyak menguntungkan para konglomerat dan Cina dibandingkan Indonesia. Hal ini karena penerimaan negara dari hilirisasi nikel hanya sekitar 20-25 persen atau jauh dibandingkan sektor migas yang mencapai 50-60 persen

Ilustrasi: Hilirisasi Nikel

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRRES) Marwan Batubara (23/1/2024), menyatakan jika program hilirisasi nikel justru lebih banyak menguntungkan para konglomerat dan Cina dibandingkan Indonesia. Hal ini karena penerimaan negara dari hilirisasi nikel hanya sekitar 20-25 persen atau jauh lebih rendah dibandingkan sektor migas yang mencapai 50-60 persen.

Semua ini terjadi karena hilirisasi tidak sampai barang jadi. Jika sampai 70-80 persen pun juga sudah sangat bagus. Sayangnya hilirisasi saat ini hanya sampai barang seperempat jadi atau setengah jadi. Ia lalu diekspor ke Cina, sehingga Cina menjadi yang lebih menikmati.

Menurut Marwan kembali, hilirisasi secara definisi memang memberikan banyak manfaat bagi negara, mulai dari penciptaan nilai tambah, pembukaan lapangan kerja, hingga meningkatkan penerimaan negara. Namun dengan catatan, sepanjang itu dijalankan sesuai prinsip pertambangan yang baik dan tata kelola perusahaan yang baik, bebas KKN, bebas kepentingan oligarki atau asing. Sayangnya kondisi ideal ini tidak pernah ada.*

READ  Harga BBM Naik Mulai 1 Januari 2025
Tags: Hilirisasi NikelMarwan Batubara
Previous Post

Mahfud MD Konfirmasi Siap Mundur Sebagai Menko Polhukam

Next Post

Jokowi Soal Gibran Dinilai Tidak Sopan: Saya Nggak Mau Menilai Lagi

Next Post
Jokowi Soal Gibran Dinilai Tidak Sopan: Saya Nggak Mau Menilai Lagi

Jokowi Soal Gibran Dinilai Tidak Sopan: Saya Nggak Mau Menilai Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
iran-as-berunding-oman-ancaman-eskalasi

AS-Iran Bertemu di Pakistan Malam Ini, Damai atau Gagal Total?

11 April 2026 | 21:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved