Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Demi Materi Debat Terakhir, Ganjar Rela Cari Sampai ke Palembang

by Miroji
2 Februari 2024 | 16:35
in Pemilu
Disinggung Jokowi Soal Jalan di Jateng, Ganjar: Saya Sampaikan Terima Kasih

sumber foto: detik.com

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo melakukan blusukan ke Pasar Km 5 dan Dermaga 16 Ilir Palembang. Kunjungan itu berkaitan untuk bahan debat Capres pada Minggu (4/2/2024) nanti.

“Oh pasti-pasti (bahan untuk debat Capres). Ketika kita berdebat, tidak bisa kita bicara konsep tanpa melihat fakta yang ada di lapangan,” ujar Ganjar di Dermaga 16 Ilir, Jumat (2/2/2024).

Dalam debat kelima nanti, tema yang dibahas soal kesejahteraan sosial, pembangunan SDM dan inklusi. Sesuai tema itu, Ganjar dalam kunjungannya ke Palembang menemukan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Salah satunya permasalahan harga bahan pangan yang masih alami lonjakan. Dalam diskusi bersama sejumlah warga, keluhan yang diterimanya terkait masih tingginya harga beras, gula dan lain sebagainya.

“Kita bicara tinggi-tinggi banget. Wah harganya tinggi, yuk kita turunkan. Problemnya ketemu kok, seperti ketika bertemu dengan peternak. Peternak hari ini kesulitan mendapatkan jagung (pakan), hari ini sudah Rp 9 ribu dari Rp 5 ribu, itu sudah tidak layak,” katanya.

Menurut eks Gubernur Jawa Tengah ini, peternak yang ditemui itu sedikit marah. Karena kenaikan harga pakan itu tidak berimbas pada harga ternak dan telur yang mereka jual.

“Artinya rugi di peternak dan pedagang. Ini yang kita bela, yang jumlahnya sangat banyak. Belum lagi impor sudah diizinkan,” ungkapnya.

Dia menyebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah membantu industri peternakan ini melalui intervensi pasar. Pemerintah bisa membeli produksi peternak, semisal telur untuk pemenuhan gizi masyarakat. Tapi ini tidak dilakukan. Termasuk dalam industri lainnya.

“Terbayang tidak kalau pemerintah mengintervensi dengan cara membeli telur banyak-banyak kemudian untuk peningkatan gizi masyarakat, ibu hamil, gizi buruk dan lain-lain. Padahal kita mampu melakukan itu. Pertanyaannya, kok kita tidak mau melakukan itu,” jelasnya.

READ  PKB Resmi Dukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta
Tags: Ganjar Pranowo
Previous Post

Jokowi Tunjuk Tito Karnavian Jadi Plt Menko Polhukam

Next Post

Tren Positif Pasar Mobil Bekas Tahun Ini Diprediksi Kian Ramai

Next Post
Otobarometer OLX Tahun 2023

Tren Positif Pasar Mobil Bekas Tahun Ini Diprediksi Kian Ramai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

Daftar Korban Dugaan Penyadapan Tiga Jenderal Polisi: Prabowo, Media hingga Pengusaha

4 November 2026 | 11:19
Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

Raffi Ahmad Diputus Kontrak Jadi BA seusai Polemik Boikot Warganet

3 November 2026 | 17:09
Profil Nabi Luth AS

Profil Nabi Luth AS

14 Februari 2025 | 15:57
Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

Apa Itu LIMS dan Kaitannya dengan Teknologi Penyadapan?

4 November 2026 | 11:31
Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Tiga Jenderal Polisi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

4 November 2026 | 10:58
Sementara itu, untuk beban jatuh tempo pada 2027 diperkirakan mulai menurun menjadi Rp 672,29 triliun. Sekalipun demikian, beberapa bulan masih akan mencatatkan nilai yang cukup besar. Seperti misalnya: April - Rp 127,01 triliun, Mei - Rp 120,43 triliun, Desember - Rp 112,39 triliun, dan Januari - Rp 104,44 triliun

Utang Jatuh Tempo Pemerintah Naik 24,3% Secara YoY Jadi 749,23 Triliun

14 Juli 2026 | 10:47
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved