Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Hasil Survei di Jabar Tinggi, Mengapa Ridwan Kamil Tak Kunjung Diumumkan Golkar?

by Miroji
29 Juli 2024 | 16:21
in Politik
Hasil Survei di Jabar Tinggi, Mengapa Ridwan Kamil Tak Kunjung Diumumkan Golkar?

sumber fotoo: liputan6.com

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, tak menampik elektabilitas Ridwan Kamil di Jawa Barat dalam enam bulan terakhir terus menunjukkan kenaikan. Hal itu jadi salah satu input agar Ridwan Kamil diajukan untuk Pilkada Jawa Barat.Meski begitu, Doli mengakui Kang Emil belum mengantongi surat rekomendasi dari gabungan partai politik.

Sementara, Golkar tidak bisa seorang diri mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur. Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2024, Golkar baru mempunyai 19 kursi. Sedangkan, untuk bisa mengajukan calon gubernur dan cawagub, dibutuhkan minimal 24 kursi di DPRD. Artinya, Golkar butuh minimal satu parpol untuk bisa diajak berkoalisi di Pilkada Jabar.

“Memang hasil survei enam bulan terakhir terhadap nama Ridwan Kamil menunjukkan kenaikan di Jawa Barat. Tidak ada satu lembaga survei pun yang menunjukkan penurunan. Bahkan, hasil survei SMRC menunjukkan elektabilitasnya 50,6 persen,” ujar Doli ketika berbincang di program Gen Z Memilih, dikutip Senin (29/7/2024).

Approval rating Kang Emil di Jabar, kata Doli, mencapai hampir 90 persen. Pencapaian itu bahkan tidak bisa disamai oleh capres pada pilpres Februari lalu.

“Itu menandakan masyarakat Jawa Barat masih menginginkan Ridwan Kamil untuk periode kedua karena dianggap berhasil dan masih ada program-program yang belum tuntas, maka mereka menagih,” katanya.

Dari hasil survei itu, kata Doli, sudah menunjukkan Kang Emil lebih berpeluang menang di Pilkada Jabar. Lalu, mengapa belum secara resmi diumumkan oleh Golkar? Salah satu alasannya adalah Golkar masih terus lobi KIM agar mengusung RK.

Doli mengatakan, Golkar masih terus melobi partai-partai yang ada di Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mengusung Ridwan Kamil. Pada kenyataannya, Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) sudah memiliki jagoan masing-masing di Pilkada Jabar. Gerindra bakal mengajukan Dedi Mulyadi, sedangkan PAN menyodorkan Bima Arya Sugiarto dan Desy Ratnasari.

READ  Ngebet Jadi Ketum, Bahlil Ngaku Masih Kader Golkar

“Kenapa belum diumumkan juga? Kami ini sudah memiliki kesepakatan bahwa Golkar juga adalah bagian dari Koalisi Indonesia Maju. Kami punya cerita sukses di pilpres. Kebersamaan kami ini sudah teruji dengan mengantarkan Pak Prabowo dan Pak Gibran sebagai presiden dan wakil presiden terpilih,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR itu. Isi kesepakatan tersebut, kata Doli, kerja sama KIM akan terus dirawat selama lima tahun ke depan, termasuk dalam menghadapi Pilkada 2024.

“Hal ini termasuk untuk menghadapi pilkada di daerah-daerah yang strategis. Sebisa mungkin kami terus menjaga kebersamaan ini,” katanya.

Oleh sebab itu, Golkar masih terus melobi dan berkomunikasi dengan partai-partai yang ada di KIM.

“Jadi, kalau ada usulan kader A diajukan di Pilkada B, kira-kira responsnya seperti apa. Bila kader B yang diajukan, maka solusinya seperti apa,” ucapnya. 

Tags: GerindraGolkarKIMRidwan Kamil
Previous Post

Bendera PDIP dan Hanura Berkibar di Kantor Pemenangan Edy Rahmayadi

Next Post

Selamat! Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024

Next Post
Selamat! Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024

Selamat! Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Filipina Terapkan Darurat Energi, Sekolah Beralih ke Pembelajaran Online

Filipina Terapkan Darurat Energi, Sekolah Beralih ke Pembelajaran Online

27 Maret 2026 | 15:17
Ilustrasi kawasan pariwisata di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

10 Destinasi Wisata Lebak Banten

6 Februari 2025 | 12:57
jika remot TV tidak bisa ganti channel

Penyebab Remote TV Tidak Bisa Pindah Channel

29 Agustus 2023 | 14:24
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
Sementara itu, untuk komoditas batubara, pemerintah memilih bersikap lebih hati-hati. Hal ini karena karakteristik batu bara Indonesia sangat beragam dari sisi kalori. Batubara dengan kalori tinggi hanya sekitar 10% dari total produksi, dengan harga berkisar US$ 140–145 per ton. Adapun mayoritas produksi nasional justru berasal dari batubara kalori rendah, seperti jenis 4.100 hingga 3.400 kalori yang mencapai 60%–70%. Beragamnya sisi kalori tersebut sangat berpengaruh pada harga jual di pasar global

Batubara dan Nikel Akan Dikenakan Bea Keluar Untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

27 Maret 2026 | 15:13
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved