Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Haji 2025, Saudi Hadapi Tantangan Panas Ekstrem

by Miroji
16 Januari 2025 | 11:11
in Internasional
Haji 2025, Saudi Hadapi Tantangan Panas Ekstrem
Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Sebanyak 1.300 jemaah meninggal dunia saat pelaksanaan Haji 2024 di Arab Saudi, sebagian besar akibat panas ekstrem yang melanda Makkah. Suhu mencapai 51,8°C, sementara 1,8 juta jemaah berpartisipasi dalam ritual tahunan tersebut, dilansir dari Daily Sabah, Kamis (16/1/2025).

Sebanyak 83% korban tidak memiliki izin resmi Haji, sehingga tidak dapat mengakses fasilitas seperti tenda ber-AC untuk mengurangi dampak panas. Sebagian besar korban adalah jemaah asing, dengan banyak kematian dikaitkan langsung dengan paparan panas.

Meski persiapan untuk Haji 2025 belum diumumkan, pengurangan risiko dari jemaah ilegal menjadi prioritas utama pemerintah Arab Saudi. Sensor untuk mendeteksi stres panas, yang diharapkan dapat membantu, masih dalam tahap pengembangan dan belum siap digunakan pada Haji tahun ini.

Bencana dalam pelaksanaan Haji sebelumnya termasuk tragedi desak-desakan di Mina pada 2015 yang menewaskan hingga 2.300 orang. Langkah-langkah sebelumnya biasanya fokus pada perbaikan infrastruktur dan pengendalian kerumunan.

Namun, izin Haji yang didistribusikan melalui sistem kuota sering kali tidak cukup. Hal tersebut karena biaya yang tinggi, sehingga mendorong banyak orang pergi Haji tanpa izin yang resmi.

Sejak diperkenalkannya visa pariwisata pada 2019, masuknya jemaah tanpa izin ke Arab Saudi semakin mudah. Menutup akses ilegal ke Makkah menjadi tantangan besar bagi pihak berwenang.

Oleh karena itu, Saudi diharapkan mempersiapkan fasilitas tambahan untuk mengatasi kemungkinan lonjakan jumlah jemaah ilegal. Kematian pada tahun lalu disebabkan oleh kombinasi panas ekstrem dan paparan sinar matahari maksimum.

Waktu pelaksanaan Haji yang ditentukan oleh kalender lunar Islam membuat ibadah tahun ini kembali jatuh pada musim panas. Pemerintah Arab Saudi telah melakukan langkah-langkah mitigasi panas.

READ  Politisi Muslim Ditunjuk Jadi Menhan Baru Ukraina

Langkah tersebut termasuk penyediaan ruang ber-AC di dekat Ka’bah dan pelapisan jalan dengan bahan pendingin untuk menurunkan suhu aspal. Selain itu, relawan membagikan air, payung, serta memberikan edukasi tentang hipertermia.

Sistem penyemprotan kabut dan pusat perbelanjaan ber-AC juga disediakan untuk memberikan kelegaan sementara bagi jemaah. Namun, para ahli menilai bahwa pendingin udara adalah langkah paling efektif untuk melindungi dari panas ekstrem.

Unit pendingin bergerak diperlukan untuk membantu jemaah mengurangi dampak panas, meski belum semua langkah tersebut siap diterapkan tahun ini. Riyadh diharapkan meningkatkan infrastruktur dan kontrol kapasitas untuk pelaksanaan Haji 2025.

Perhatian khusus juga harus diberikan pada pengaturan untuk jemaah ilegal serta fasilitas darurat. Dengan berbagai tantangan tersebut, pengelolaan panas ekstrem dan pencegahan bencana serupa menjadi fokus utama untuk menjamin keselamatan jemaah Haji tahun ini.

Tags: Arab SaudiHaji 2025Kemenag RI
Previous Post

India Luncurkan Kapal Selam dan Perang Hadapi Tiongkok

Next Post

Sejarah Glodok, Pernah Menjadi Lapas Khusus Hukuman Mati

Next Post
Sejarah Glodok, Pernah Menjadi Lapas Khusus Hukuman Mati

Sejarah Glodok, Pernah Menjadi Lapas Khusus Hukuman Mati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

agung-podomoro-the-club-house-hunian-lifestyle

Agung Podomoro Hadirkan Club House untuk Semua Segmen

9 Oktober 2026 | 13:00
motogp-indonesia-2026-mandalika-dimulai

MotoGP Indonesia 2026 Dimulai, Mandalika Siap Gelar Balapan

9 Oktober 2026 | 14:00
Komnas HAM juga menyebut besarnya anggaran MBG tidak sebanding dengan efektivitas distribusi, terutama di daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan populasi 3B. Kondisi ini menyebabkan pelaksanaan MBG hanya fokus pada capaian kuantitas dengan melupakan kualitas dan keamanan pangan, pemulihan korban serta penegakan hukum atas insiden keracunan

Pelaksanaan MBG Telah Melanggar HAM

8 Oktober 2026 | 15:28
Menurut Said kembali, masa kontrak pekerja alih daya maksimal empat tahun. Kontrak awal berlaku hingga dua tahun dan dapat diperpanjang dua kali, masing-masing maksimal satu tahun. Dengan ketentuan tersebut, pekerja yang menjalani masa kontrak penuh berpotensi memperoleh pesangon hingga empat bulan upah saat terkena PHK.

Pekerja Outsourcing Kini Berhak Mendapat Pesangon

8 Oktober 2026 | 11:29
Sekalipun demikian, ia menegaskan demi menjaga harkat dan martabat DPR harus melakukan tindak lanjut secara tegas. Ia juga menegaskan bahwa seorang pemimpin itu bisa saja berbuat salah namun tidak berbohong. Oleh karena itu ia lebih menyarankan untuk Gibran mengundurkan diri saja

Terkait Putusan MK, Gibran Dinilai Lebih Baik Mengundurkan Diri

8 Oktober 2026 | 16:59
kemenhaj-kunci-data-kesehatan-jemaah

Haji 2027: Jamaah Hanya Bayar Rp23 Juta

8 Oktober 2026 | 18:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved