Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Obligasi Rp 1,5 Triliun Kembali Diterbitkan WOM Finance

by Irawan Djoko Nugroho
25 Juni 2025 | 10:58
in Keuangan
WOMF menyatakan bila penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan V WOM Finance dengan target dana sebesar Rp 5 triliun. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran, selanjutnya akan digunakan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha perusahaan seperti: pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, dan pembiayaan syariah.

Ilustrasi: WOMFinance

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025 dengan jumlah nilai pokok mencapai Rp 1,5 triliun diterbitkan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk dalam dua seri. Seri A memiliki jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp 595 miliar dengan tingkat bunga 6,45% per tahun. Jangka waktu seri A adalah 370 hari sejak tanggal emisi. Sementara itu, Seri B ditawarkan sebesar Rp 905 miliar dengan tingkat bunga 6,85% per tahun. Jangka waktu seri B adalah tiga tahun terhitung sejak tanggal emisi.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) (24/6/2025), WOMF menyatakan bila penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan V WOM Finance dengan target dana sebesar Rp 5 triliun. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran, selanjutnya akan digunakan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha perusahaan seperti: pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, dan pembiayaan syariah.

Adapun jadwal penawaran obligasi WOMF adalah sebagai berikut. Pertama. Masa penawaran umum: 16-19 Juni 2025. Kedua. Tanggal penjatahan: 20 Juni 2025. Ketiga. Tanggal pengembalian uang pemesanan: 24 Juni 2025. Keempat. Tanggal distribusi obligasi secara elektronik: 24 Juni 2025. Kelima. Tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia: 25 Juni 2025.*

READ  Bunga Kredit Perbankan Naik
Tags: Bursa Efek IndonesiaWOMFWOMFinance
Previous Post

Akseleran Hentikan Pendanaan Usai Gagal Bayar Massal Enam Borrower

Next Post

Heboh! Pulau di Anambas Dijual Online, Ini Kata Wamendagri

Next Post
Pulau bawah anambas

Heboh! Pulau di Anambas Dijual Online, Ini Kata Wamendagri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
dukun-pembunuh-pasutri-tegal-pernah-habisi-9-orang

Fakta Terbaru Kasus Dukun Pembunuh Pasutri di Tegal

21 Agustus 2025 | 09:00
Selain menjatuhkan sanksi, KPPU juga merekomendasikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat pengawasan industri pinjaman online. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah celah regulasi serta membatasi praktik asosiasi yang berpotensi memuat ketentuan anti persaingan di masa depan

Bersekongkol Tetapkan Bunga Tinggi, KPPU Denda 97 Fintech Sebesar Rp 755 Miliar

27 Maret 2026 | 10:50
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
Ilustrasi Digitalisasi SPBU Pertamina

Pengadaan Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Didalami KPK

21 Januari 2025 | 15:00
audi-s3-terbaru-indonesia-2026

Audi S3 Terbaru Meluncur di Indonesia, Performa Ganas 333 PS Ini Bikin Pengemudi Ketagihan!

7 April 2026 | 19:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved