Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Alumni PMII Kawal Asta Cita Pemerintahan Prabowo

by Redaksi
14 Juli 2025 | 08:05
in Nasional
prof ahmad tholabi

Foto: Dok. pribadi

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diharapkan mampu mewujudkan visi besar pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam delapan program prioritas yang dikenal dengan “Jalan Asta Cita”.

Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawasi dan memastikan arah pembangunan nasional tersebut berpihak pada nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang moderat.

Hal itu disampaikan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Ahmad Tholabi Kharlie, di Samarinda (14/7/2025), menyambut Agenda Pengukuhan dan Rakernas I PB IKA-PMII di Jakarta.

Menurut Tholabi, delapan program prioritas nasional yang dicanangkan pasangan Prabowo-Gibran memiliki irisan kuat dengan nilai-nilai dasar PMII, terutama dalam hal penguatan sumber daya manusia, pemerataan pembangunan, dan supremasi hukum yang berkeadilan.

“Alumni PMII perlu tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual yang dapat menjadi mitra kritis pemerintah dalam menjalankan Jalan Asta Cita. Kita ingin transformasi pembangunan nasional berjalan dalam koridor konstitusi dan keadilan sosial,” ujar Tholabi.

Ia menegaskan bahwa keberadaan alumni PMII yang kini tersebar di berbagai sektor strategis, baik di pemerintahan, parlemen, akademisi, maupun organisasi masyarakat sipil, merupakan kekuatan sosial yang patut dioptimalkan untuk mengawal agenda-agenda strategis pemerintahan.

Konstruksi Pemikiran Kader PMII

Tholabi, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor UIN Jakarta itu, menekankan pentingnya alumni PMII untuk tetap berpijak pada jati diri gerakan intelektual-transformatif yang selama ini menjadi basis kaderisasi organisasi.

“PMII tidak didesain sebagai organisasi kekuasaan, tetapi sebagai wahana kaderisasi yang melahirkan pemimpin bangsa yang berpikir kritis, religius, dan membumi. Ini penting untuk terus dijaga,” ucapnya.

Sebagai Dewan Pakar PB IKA PMII, Tholabi menilai Rakernas I yang baru saja digelar menjadi titik awal konsolidasi organisasi pasca-Munas, sekaligus ajang menyamakan persepsi di antara struktur dan kader di seluruh Indonesia.

READ  Presiden Minta Sidang Uji Materi UU Sisdiknas Ditunda 14 Hari

Rakernas tersebut, kata Tholabi, memunculkan sejumlah agenda prioritas yang perlu segera dieksekusi, mulai dari penguatan jejaring alumni lintas sektor, pendataan potensi alumni, hingga sinergi dengan berbagai elemen strategis kebangsaan.

“IKA PMII harus bertransformasi menjadi pusat gravitasi kader yang tidak hanya menjadi penonton, tapi juga aktor perubahan di tingkat lokal maupun nasional,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam konteks pemerintahan baru, PB IKA PMII perlu merumuskan posisi dan strategi yang konstruktif. Kritik dan dukungan kepada pemerintah, menurutnya, harus berbasis data dan argumentasi kebangsaan, bukan sekadar kepentingan jangka pendek.

Dalam konteks ini, ia mengajak seluruh alumni PMII untuk mengambil peran aktif dalam pendidikan politik rakyat, penguatan literasi digital, dan pemajuan budaya demokrasi.

“Kalau kita bicara Asta Cita, kita tidak sedang bicara proyek-proyek teknokratis semata, tapi tentang arah besar bangsa. Dan alumni PMII memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga arah itu tetap selaras dengan nilai-nilai keindonesiaan dan kemanusiaan,” kata Tholabi.

Tholabi berharap keberadaan IKA PMII menjadi ruang sinergi lintas generasi kader yang mampu melahirkan gagasan-gagasan besar bagi masa depan Indonesia.

Tags: Ahmad Tholabi KharlieAsta CitaGuru Besar UIN JakartaKabinet PrabowoPB IKA PMII
Previous Post

Uni Eropa Permudah Visa Schengen untuk WNI, Berlaku Mulai Kunjungan Kedua

Next Post

Cak Imin Sebut Ada Bansos Abadi untuk Difabel, Lansia & ODGJ

Next Post
cak imin

Cak Imin Sebut Ada Bansos Abadi untuk Difabel, Lansia & ODGJ

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
dukun-pembunuh-pasutri-tegal-pernah-habisi-9-orang

Fakta Terbaru Kasus Dukun Pembunuh Pasutri di Tegal

21 Agustus 2025 | 09:00
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
Selain menjatuhkan sanksi, KPPU juga merekomendasikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat pengawasan industri pinjaman online. Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah celah regulasi serta membatasi praktik asosiasi yang berpotensi memuat ketentuan anti persaingan di masa depan

Bersekongkol Tetapkan Bunga Tinggi, KPPU Denda 97 Fintech Sebesar Rp 755 Miliar

27 Maret 2026 | 10:50
Ilustrasi Digitalisasi SPBU Pertamina

Pengadaan Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Didalami KPK

21 Januari 2025 | 15:00
audi-s3-terbaru-indonesia-2026

Audi S3 Terbaru Meluncur di Indonesia, Performa Ganas 333 PS Ini Bikin Pengemudi Ketagihan!

7 April 2026 | 19:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved