Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Israel Kian Dikecam, Sekutu Barat Desak Setop Serangan ke Gaza

by Redaksi
22 Juli 2025 | 13:01
in Internasional
Israel Sepakati Gencatan Senjata 4 Hari di Gaza

Foto: IST

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Sebanyak 24 negara Barat yang mayoritas sekutu dekat Israel — tanpa keikutsertaan Amerika Serikat — menyuarakan desakan agar agresi brutal Israel di Jalur Gaza segera dihentikan. Mereka menilai penderitaan warga Gaza sudah mencapai titik nadir, terutama setelah perluasan serangan ke kota Deir el-Balah.

“Penderitaan warga sipil di Gaza telah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan,” bunyi pernyataan bersama yang dikutip dari AFP, Senin (21/7/2025).

Negara-negara seperti Inggris, Prancis, Australia, Kanada, serta 21 negara lain dan Uni Eropa menegaskan bahwa agresi militer Israel yang sudah berlangsung sejak Oktober 2023 harus dihentikan sekarang juga. Mereka juga menuntut:

  • Gencatan senjata segera melalui jalur negosiasi,
  • Pembebasan sandera oleh Hamas,
  • Akses penuh bagi bantuan kemanusiaan.

Pernyataan itu juga mengecam keras distribusi bantuan kemanusiaan oleh Israel yang didukung AS. Model distribusi itu disebut “berbahaya, menciptakan ketidakstabilan, dan merampas martabat kemanusiaan warga Gaza.”

Sejak Mei, meskipun blokade mulai dilonggarkan, PBB mencatat sedikitnya 875 warga Gaza tewas saat mencoba mendapatkan makanan.

“Kami mengecam distribusi bantuan yang sangat minim serta pembunuhan tidak manusiawi terhadap warga sipil, termasuk anak-anak, yang hanya berusaha memenuhi kebutuhan dasar seperti air dan makanan,” tulis pernyataan tersebut.

Serangan besar-besaran ke Deir el-Balah berlangsung pada Senin, setelah militer Israel sehari sebelumnya memerintahkan evakuasi warga dari kawasan tersebut. PBB memperkirakan 50–80 ribu orang berada di lokasi saat serangan diumumkan.

Sejauh ini, agresi Israel sejak Oktober 2023 telah menewaskan hampir 60 ribu warga Palestina. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.

READ  Perkuat Ukraina, Eropa Gelar KTT
Tags: Benjamin NetanyahuGaza PalestinaIsrael
Previous Post

Jokowi Minta Pemeriksaan Kasus Ijazah Palsu Ditunda, Ini Alasannya

Next Post

BUMN Nuklir RI Kolaps, Direktur Utama Minta Penutupan Segera!

Next Post
pt nuklir indonesia

BUMN Nuklir RI Kolaps, Direktur Utama Minta Penutupan Segera!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

26 Agustus 2026 | 12:56
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Makin Diminati, SKIN+ dan SLIM+ Clinic Kini Hadir di Kota Jambi

Makin Diminati, SKIN+ dan SLIM+ Clinic Kini Hadir di Kota Jambi

6 Juli 2024 | 14:46
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved