Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Ini 3 Sektor di BEI dengan Pertumbuhan Laba Bersih Tertinggi di Semester I-2025

by Teguh Imam Suyudi
4 Agustus 2025 | 18:00
in Bisnis
ini-3-sektor-dengan-pertumbuhan-laba-bersih-tertinggi-2025

Ilustrasi: Bursa Efek Indonesia

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa hingga akhir Juli 2025, sebanyak 800 perusahaan tercatat telah melaporkan kinerja keuangan periode Januari–Juni 2025. Hasilnya, 74% berhasil mencetak laba bersih, dengan 53% di antaranya menunjukkan peningkatan dibandingkan semester I-2024. Secara agregat, laba bersih emiten naik 21,20% year-on-year (yoy).

Dalam konferensi pers virtual, Senin (4/8/2025), Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, memaparkan tiga sektor yang menjadi penyumbang utama pertumbuhan laba ini:

1. Sektor Bahan Baku

Sektor ini menunjukkan ketahanan tinggi dengan pertumbuhan laba signifikan. Kenaikan permintaan global dan stabilisasi harga komoditas mendorong kinerja positif emiten di sektor ini.

2. Sektor Konsumer Siklikal

Pemulihan daya beli masyarakat dan peningkatan konsumsi domestik menjadi pendorong utama pertumbuhan laba di sektor ini. Perusahaan ritel, otomotif, dan properti residensial termasuk yang menikmati tren ini.

3. Sektor Teknologi

Transformasi digital dan adopsi teknologi terus mendongkrak kinerja perusahaan di sektor ini. Emiten yang bergerak di bidang fintech, e-commerce, dan infrastruktur digital menjadi penyumbang utama pertumbuhan.

Sektor yang Tertekan: Energi

Di sisi lain, sektor energi mengalami tekanan akibat penurunan harga komoditas energi global. Inarno menyebutkan bahwa pendapatan dan laba emiten energi terdampak signifikan.

Laporan Keuangan Masih Berpotensi Berubah

OJK mencatat bahwa beberapa emiten masih akan melaporkan hasil auditan atau review terbatas hingga September 2025. Artinya, data kinerja keuangan masih mungkin mengalami penyesuaian.

READ  Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti
Tags: kinerja emiten semester I-2025pertumbuhan laba bersih 2025sektor untung tertinggi OJK
Previous Post

‘Rohana-Rojali’ Serbu GIIAS 2025, Transaksi Lesu Meski Ramai Pengunjung

Next Post

Dukung Keberlanjutan, Mirae Asset Gelar CSR Bersih-Bersih Danau Situ Gede

Next Post
miraeasset

Dukung Keberlanjutan, Mirae Asset Gelar CSR Bersih-Bersih Danau Situ Gede

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

semen merah putih mou algaepark indonesia

Tekan Emisi Karbon Lewat MPTree, Semen Merah Putih Gandeng Algaepark Indonesia

23 Mei 2025 | 16:02
prabowo-groundbreaking-hilirisasi-cilacap

Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap

29 April 2026 | 19:00
satgas-pasti-blokir-507-entitas-keuangan-ilegal-per-juni-2025

Batas Atas Bunga Pinjol Legal Sektor Konsumtif Pada Awal 2025, Turun Menjadi 0,2% per Hari

27 Desember 2024 | 10:44
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

26 Agustus 2026 | 12:56
Atlit Paralimpiade Indonesia

Paralimpiade Paris 2024: Delapan Medali Disumbang Tim Para Badminton Indonesia

3 September 2024 | 09:00
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved