Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Khofifah Bantah Isu PHK Massal di Gudang Garam, Jelaskan Fakta Program Pensiun Dini

by Teguh Imam Suyudi
9 September 2025 | 17:00
in Bisnis
Gudang Garam

Gudang Garam (Gambar: Media Sosial)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara tegas membantah isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang sempat viral menimpa PT Gudang Garam Tbk. Menurutnya, kejadian yang ramai diperbincangkan di media sosial dan berbagai platform berita online tersebut bukanlah PHK, melainkan program pensiun dini yang ditawarkan oleh manajemen perusahaan.

Klarifikasi ini disampaikan Khofifah untuk meredam keresahan masyarakat dan memberikan informasi yang akurat terkait kondisi ketenagakerjaan di perusahaan rokok ternama tersebut.

Bukan PHK, Melainkan Program Pensiun Dini yang Ditawarkan

Dalam pernyataannya di Surabaya, Selasa (9/09/2025), Khofifah menegaskan bahwa program yang berjalan di Gudang Garam adalah inisiatif pensiun dini. Program ini disebutkannya telah berlangsung cukup lama dan hanya melibatkan sebagian kecil dari total karyawan.

“Terkait PHK massal, yang terjadi bukan PHK massal. Yang terjadi adalah pensiun dini yang ditawarkan oleh manajemen PT Gudang Garam,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, “Yang mengajukan pensiun dini ada 200 karyawan dan ini proses sudah agak lama.”

Video Viral di Media Sosial Picu Spekulasi

Isu ini pertama kali mencuat pada akhir pekan lalu setelah sebuah video viral beredar luas di platform seperti Instagram dan X (sebelumnya Twitter). Video tersebut menampilkan momen perpisahan sejumlah pekerja di salah satu pabrik Gudang Garam yang berlokasi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Video itu langsung memicu spekulasi publik. Banyak yang menduga bahwa ribuan karyawan menjadi korban PHK massal akibat tekanan keuangan yang sedang dihadapi perusahaan. Kekhawatiran ini semakin mengemuka menyusul laporan penurunan laba bersih Gudang Garam pada semester I-2025 yang anjlok sebesar 87,3 persen menjadi Rp117,16 miliar.

Dinas Tenaga Kerja Jatim Konfirmasi Kebenaran

READ  Gudang Garam Hentikan Pembelian Tembakau dari Temanggung, Ini Alasannya

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, Sigit Priyanto, turun langsung untuk memverifikasi kebenaran isu tersebut. Hasil pengecekan yang dilakukannya bersama dengan perwakilan manajemen Gudang Garam membenarkan pernyataan Gubernur Khofifah.

“Itu di Instagram, itu saya cek sana, sama nakernya, sama manajernya, ternyata ada penawaran program pensiun dini. Sudah 200 yang datang tapi semua sudah dipenuhi,” jelas Sigit.

Konfirmasi dari Disnakertrans ini sejalan dengan pernyataan resmi manajemen Gudang Garam yang sebelumnya juga telah membantah terjadinya PHK massal. Perusahaan menegaskan bahwa pabriknya di Tuban tetap beroperasi secara normal dengan jumlah karyawan antara 800 hingga 850 orang.

Tren Penurunan Karyawan dalam Beberapa Tahun Terakhir

Meski isu PHK massal kali ini terbantahkan, data dari laporan tahunan PT Gudang Garam Tbk menunjukkan adanya tren penurunan jumlah karyawan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2019, perusahaan tercatat memiliki 32.491 karyawan. Jumlah tersebut terus menyusut dan pada tahun 2024, tercatat sebanyak 30.308 orang yang masih bekerja. Penurunan ini diduga kuat merupakan dampak dari proses restrukturisasi perusahaan yang dilakukan sebagai respons terhadap berbagai tantangan industri, termasuk kenaikan tarif cukai rokok dan semakin maraknya peredaran rokok ilegal di pasaran.

Tags: Gudang garamKemnakerPHK Massal
Previous Post

Presiden Prabowo Reshuffle 5 Kementerian dan Lantik Menteri Haji dan Umrah

Next Post

MES Di Persimpangan Jalan: Dari Stagnasi Menuju Kebangkitan?

Next Post
Ekonomi Syariah

MES Di Persimpangan Jalan: Dari Stagnasi Menuju Kebangkitan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Melalui fatwa tersebut pula, Fatwa MUI merekomendasikan untuk menghukum berat terhadap pelaku sodomi, lesbi, gay, serta aktivitas seks menyimpang lainnya yang dapat berfungsi sebagai zawajir dan mawani, (membuat pelaku menjadi jera dan orang yang belum melakukan menjadi takut untuk melakukannya).

Pemerintah Dilarang Legalkan Komunitas LGBT

26 Juni 2026 | 11:21
kejagung-gandeng-tni-aman-seluruh-kantor-kejaksaan

Jaksa Agung Lantik 34 Pejabat Strategis Kejagung

11 Agustus 2026 | 17:00
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
btn-jakarta-international-marathon-2025-sukses-gaet-31000-pelari

Kemenpora Ajak Warga Ikuti Merdeka Run 2026

12 Agustus 2026 | 09:00
Menurut Prina, program tersebut berlangsung mulai Agustus hingga akhir November 2026 dan menyasar wisatawan internasional yang melakukan perjalanan pulang-pergi menggunakan Garuda Indonesia.

Garuda dan InJourney Hadirkan Program Free Domestic Flight Bagi Para Wisman

12 Agustus 2026 | 11:07
ekonomi-indonesia-kelas-menengah-tertekan

Ekonomi Indonesia Tumbuh, Kelas Menengah Tertekan

11 Agustus 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved