Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

BNPB Larang Wisata ke Gunung Semeru: Zona Merah Harus Steril

by Miroji
24 November 2025 | 17:16
in Daerah
BNPB Larang Wisata ke Gunung Semeru: Zona Merah Harus Steril

sumber foto: PVMBG

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Pemkab Lumajang memasang spanduk larangan berwisata di Gunung Semeru. Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menegaskan bahwa Semeru adalah zona merah yang wajib dikosongkan.

“Saya meminta pemerintah daerah memasang banner larangan wisata. Ini demi keselamatan masyarakat dan agar warga fokus pada pemulihan,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Permintaan ini disampaikan karena semakin banyak warga datang hanya untuk melihat lokasi bencana sehingga kawasan terdampak berubah menjadi tontonan. Raditya menekankan pentingnya pembatasan agar layanan bagi pengungsi tidak terganggu.

BNPB juga meminta penguatan media center agar informasi publik tersampaikan secara akurat dan cepat. “Informasi yang valid membantu semua pihak tetap terkoordinasi,” katanya.

Sementara itu, Sekda Lumajang Agus Triyono menyebut Pemkab telah menerbitkan SK Tanggap Darurat dan SK Komando Tanggap Darurat, meski tak menyinggung soal pemasangan spanduk larangan wisata.

READ  Gunung Ruang di Sulut Erupsi Eksplosif, Ratusan Warga Mengungsi
Tags: bencana LumajangBNPBGunung Semerularangan wisata SemeruRaditya Jati.zona merah Semeru
Previous Post

BLT Kesra Tahap Dua Mulai Cair: Kemensos Pastikan Bantuan Rp900 Ribu Tersalurkan Tepat Sasaran

Next Post

Baru 91 Siswa Sekolah Rakyat di Banten Terima Laptop

Next Post
Baru 91 Siswa Sekolah Rakyat di Banten Terima Laptop

Baru 91 Siswa Sekolah Rakyat di Banten Terima Laptop

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

agung-podomoro-the-club-house-hunian-lifestyle

Agung Podomoro Hadirkan Club House untuk Semua Segmen

9 Oktober 2026 | 13:00
motogp-indonesia-2026-mandalika-dimulai

MotoGP Indonesia 2026 Dimulai, Mandalika Siap Gelar Balapan

9 Oktober 2026 | 14:00
Komnas HAM juga menyebut besarnya anggaran MBG tidak sebanding dengan efektivitas distribusi, terutama di daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan populasi 3B. Kondisi ini menyebabkan pelaksanaan MBG hanya fokus pada capaian kuantitas dengan melupakan kualitas dan keamanan pangan, pemulihan korban serta penegakan hukum atas insiden keracunan

Pelaksanaan MBG Telah Melanggar HAM

8 Oktober 2026 | 15:28
kemenhaj-kunci-data-kesehatan-jemaah

Haji 2027: Jamaah Hanya Bayar Rp23 Juta

8 Oktober 2026 | 18:00
hukum-percaya-feng-shui-menurut-islam

Bagaimana Islam Memandang Feng Shui?

17 Februari 2026 | 19:00
Diponegoro pantas mendapat apresiasi Keraton Surakarta karena berkatnya, Keraton Yogyakarta kembali menjadi negara Uttama. Sebelumnya, kekalahan atas Perang Sepei dari sebab melawan perintah Raffles, membuat Keraton Yogyakarta dipermalukan. Sultan HB 2 dibuang dan Yogyakarta menjadi negara yang dinilai Nistha. Hal ini karena, Sultan menyerah dan kemudian ditangkap Inggris.

Catatan Kecil Dibalik Diorama Perlawanan Pangeran Diponegoro di Keraton Surakarta

28 September 2025 | 13:19
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved