Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

World Urbanization Prospects 2025 PBB Lekatkan Predikat Jakarta Kota Terpadat Dunia!

by Teguh Imam Suyudi
1 Desember 2025 | 18:00
in News
jakarta-kota-terpadat-2025

Jakarta (Foto: Dok. Jakarta Smart City)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Jakarta resmi dinobatkan sebagai kota terbesar di dunia menurut laporan terbaru World Urbanization Prospects 2025 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dengan populasi mencapai 41,9 juta jiwa, ibu kota Indonesia ini menyalip posisi Tokyo, yang selama puluhan tahun memegang predikat kota terpadat di planet ini. Pergeseran dramatis ini sekaligus memperlihatkan bagaimana dinamika urbanisasi Asia mengubah peta demografi global.

Laporan PBB tersebut menyebutkan bahwa Dhaka, ibu kota Bangladesh, kini berada di posisi kedua dengan 36,6 juta penduduk. Data itu juga memperkirakan bahwa Dhaka akan melesat menjadi kota terbesar dunia pada 2050, didorong migrasi besar-besaran dari wilayah pedesaan yang terdampak banjir dan kenaikan permukaan laut.

Sementara itu, Tokyo turun ke posisi ketiga dengan populasi stabil di angka 33,4 juta jiwa. Meski tetap padat, pertumbuhan lambat membuat Jepang kehilangan gelar kota terbesar yang sudah disandang sejak awal abad 21.

Secara keseluruhan, Asia mendominasi daftar megacity dunia. Dari 33 kota berpenduduk lebih dari 10 juta orang, 19 berada di Asia, dan 9 dari 10 kota teratas berada di kawasan ini. Selain Jakarta, Dhaka, dan Tokyo, beberapa kota besar yang masuk daftar adalah New Delhi, Shanghai, Guangzhou, Manila, Kolkata, serta Seoul. Satu-satunya kota non-Asia yang bertahan di peringkat teratas adalah Kairo di Mesir, dengan populasi 32 juta orang.

Meski meraih “gelar” baru, Jakarta menghadapi masalah serius. Sebagai kota pesisir rendah, ancaman tenggelam akibat naiknya permukaan laut semakin nyata. Para peneliti memperingatkan bahwa seperempat wilayah Jakarta bisa berada di bawah air pada 2050. Ironisnya, meski pemerintah sedang membangun ibu kota baru di Nusantara, PBB memperkirakan populasi Jakarta tetap akan bertambah 10 juta jiwa dalam 25 tahun ke depan.

READ  Panglima TNI Tunjuk Saleh Mustafa Jadi Wakil KSAD

Tekanan populasi ini juga memicu ketimpangan sosial dan krisis keterjangkauan hidup. Protes massal yang melibatkan ribuan pekerja berupah rendah, termasuk pengemudi ojek daring, menjadi bukti bahwa pertumbuhan kota tidak selalu sejalan dengan kesejahteraan penduduknya.

Laporan PBB ini menandai perubahan besar dalam definisi urbanisasi global. Kini, kota dihitung sebagai “agglomerasi kontigu” berbasis grid 1 km² dengan kepadatan minimum, demi menghilangkan perbedaan definisi antarnegara.

Jakarta mungkin berada di puncak dunia—namun tantangan yang menunggu jauh lebih besar daripada sekadar angka populasi.

Sumber: Al Jazeera.com

Tags: Jakarta kota terbesar dunialaporan PBB 2025megacity Asia
Previous Post

BMKG: Hujan Masih Guyur Aceh hingga Akhir Desember, Warga Diminta Waspada

Next Post

Cuma dalam 3 Hari, Agak Laen 2 Tembus 1,2 Juta Penonton

Next Post
agak-laen-2-tembus-1-2-juta

Cuma dalam 3 Hari, Agak Laen 2 Tembus 1,2 Juta Penonton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

30-twibbon-tahun-baru-islam-1-muharram-1447h

30 Twibbon Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H Lengkap dengan Cara Download dan Unggahnya

24 Juni 2025 | 09:00
audi-s3-terbaru-indonesia-2026

Audi S3 Terbaru Meluncur di Indonesia, Performa Ganas 333 PS Ini Bikin Pengemudi Ketagihan!

7 April 2026 | 19:00
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Pesta Pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko Memukau Dunia

12 Juni 2026 | 08:00
Deepal S05 REEV dibekali baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 27,28 kWh yang memungkinkan kendaraan melaju hingga 170 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan metode pengujian NEDC. Saat daya baterai mulai berkurang, sistem range extender akan bekerja secara otomatis untuk menjaga pasokan energi. Dengan kombinasi baterai dan tangki bahan bakar penuh, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.100 kilometer.

Changan Akan Luncurkan Deepal S05 REEV, Mobil Berteknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV) Pertama di Indonesia

12 Juni 2026 | 16:27
korea-selatan-kalahkan-ceko-piala-dunia-2026

Korea Selatan Bangkit dan Taklukkan Ceko 2-1 pada Laga Kedua Grup A Piala Dunia 2026

12 Juni 2026 | 13:00
Menurut Agusman, OJK terus melakukan pemantauan terhadap UUS multifinance yang berpotensi memenuhi kriteria spin-off, sebagaimana diatur dalam POJK 46/2024. Dicatat, jumlah perusahaan multifinance syariah sebanyak 3 perusahaan. Jumlah ini masih sangat minim dibandingkan total perusahaan multifinance yang mencapai 144.

Semua UUS Multifinance Belum Penuhi Kriteria Spin Off

12 Juni 2026 | 11:32
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved