Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diprediksi Lebih Rendah dari Target Asumsi Ekonomi Makro APBN 2025 dan 2026

by Irawan Djoko Nugroho
3 Desember 2025 | 17:04
in Ekonomi
Dari hal tersebut, Bank Mandiri kemudian memperkirakan ekonomi Indonesia berpeluang tumbuh 5,2% pada 2026. Namun demikian, proyeksi tersebut dicatat lebih rendah dari target dalam Asumsi Ekonomi Makro APBN 2025 sebesar 5,2%, dan APBN 2026 sebesar 5,4%

Ilustrasi: Pertumbuhan Ekonomi Melambat. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id —  Pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai kisaran 5% hingga 5,1% pada tahun 2025. Sementara itu, pada kuartal IV 2025, pertumbuhan ekonomi diperkirakan lebih akseleratif atau tumbuh 5,08%, naik dari kuartal sebelumnya sebesar 5,04%, didorong oleh terutama periode Natal dan Tahun Baru.

Hal ini disampaikan Head of Macroeconomics and Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina dalam Mandiri Macro and Market Brief 4Q25, (3/12/2025). Menurut Dian kembali, apabila pemerintah ingin mencapai outlook belanja fiskal APBN, maka dalam sisa dua bulan terakhir 2025 perlu direalisasikan belanja sebesar Rp 934 triliun. Besaran belanja tersebut dinilai akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan atau akselerasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal tersebut.

Di tempat yang sama, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menyatakan jika menjelang penutupan tahun 2025, dinamika ekonomi global masih diwarnai fluktuasi mulai dari kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) hingga perlambatan permintaan dunia. Sejumlah data awal telah mengindikasikan perbaikan yang konsisten. Tercermin dari Purchasing Manufacturing Index (PMI) meningkat ke 53,3, sementara indeks keyakinan konsumen mencapai titik tertinggi dalam lima bulan.

Dari hal tersebut, Bank Mandiri kemudian memperkirakan ekonomi Indonesia berpeluang tumbuh 5,2% pada 2026. Namun demikian, proyeksi tersebut dicatat lebih rendah dari target dalam Asumsi Ekonomi Makro APBN 2025 sebesar 5,2%, dan APBN 2026 sebesar 5,4%.*

READ  KCI Jalin Kontrak Kerja Sama Pengadaan Suku Cadang dengan Jepang Senilai Rp734 Miliar
Tags: Bank MandiriMandiri Macro and Market Brief 4Q25
Previous Post

KPK Dalami Dugaan Lobi Swasta dalam Pembagian 20 Ribu Kuota Haji Tambahan

Next Post

Nojorono dan UIN Sunan Kudus Tanam 1000 Pohon Peringati Hari Menanam Pohon

Next Post
nojorono-uin-kudus-tanam-1000-pohon

Nojorono dan UIN Sunan Kudus Tanam 1000 Pohon Peringati Hari Menanam Pohon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Sebagai informasi, perubahan status indeks pasar modal oleh MSCI akan memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan dana global dan stabilitas makroekonomi suatu negara. Demikian pula jika kategori diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market, maka akan memiliki dampak yang ekstrem dibanding bila Indonesia tetap bertahan di status Emerging Market.

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

28 Oktober 2026 | 17:32
ISFEX 2026 Perkuat Kolaborasi Brand dan Komunitas untuk Dorong Industri Olahraga

ISFEX 2026 Perkuat Kolaborasi Brand dan Komunitas untuk Dorong Industri Olahraga

29 Oktober 2026 | 17:35
alasan-perlu-berasuransi

Prudential Indonesia Dorong Perempuan Kembangkan Karier Finansial

24 Oktober 2026 | 09:00
Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

Gunung Kawi: Antara Keindahan Alam, Sejarah, dan Mitos Pesugihan

16 Juli 2026 | 14:05
Perayaan 10 Muharram di Kios Yatim Berlangsung Khidmat, Santunan Yatim dan Tausiyah Jadi Momentum Tebar Kepedulian

Perayaan 10 Muharram di Kios Yatim Berlangsung Khidmat, Santunan Yatim dan Tausiyah Jadi Momentum Tebar Kepedulian

28 Juni 2026 | 07:37
harry-kane-inggris-kroasia-piala-dunia-2026

Harry Kane Samai Rekor Lineker, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

18 Juni 2026 | 10:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved