Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Bisnis Perbankan pada Tahun 2026 Diproyeksikan Hanya Tumbuh Moderat

by Irawan Djoko Nugroho
30 Desember 2025 | 14:40
in Ekonomi
Menurut Nailul, dengan kondisi tersebut maka dapat diperkirakan pertumbuhan kredit perbankan pada tahun depan tidak akan jauh berbeda dari tahun ini.

Ilustrasi: Uang Rupiah. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Pertumbuhan kredit perbankan saat ini masih lebih banyak dipengaruhi oleh sisi permintaan daripada penawaran. Permintaan kredit masih lesu karena masih di kisaran 7%, padahal Bank Indonesia telah memangkas suku bunga acuan secara signifikan dalam satu tahun terakhir. Selain itu, penempatan dana Rp 200 triliun di bank Himbara juga terbukti belum bisa mengerek pertumbuhan kredit secara berarti.

Hal itu disampaikan Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda di Jakarta (29/12/2024). Menurut Nailul, dengan kondisi tersebut maka dapat diperkirakan pertumbuhan kredit perbankan pada tahun depan tidak akan jauh berbeda dari tahun ini.

Hal sama disampaikan Wakil Direktur INDEF Eko Listiyanto. Ia juga memproyeksikan bisnis perbankan pada 2026 memiliki pertumbuhan yang hanya moderat. Permintaan kredit pada 2026 diproyeksikan tumbuh sekitar 9% secara tahunan, sedikit lebih baik dibanding tahun ini, namun belum cukup kuat untuk menopang target pertumbuhan ekonomi 5,4%. Dana pihak ketiga diperkirakan tumbuh moderat di kisaran 8%, di tengah tekanan biaya dana dan tingginya undisbursed loan akibat sektor riil yang belum pulih sepenuhnya. Dengan kondisi tersebut, kinerja perbankan tahun depan akan sangat ditentukan oleh perbaikan daya beli, efektivitas penyaluran kredit, serta kemampuan bank menjaga efisiensi di tengah pertumbuhan yang masih tertahan.*

READ  Kebijakan Penanaman Modal Asing Singkirkan Investor Domestik
Tags: CeliosEko ListiyantoINDEFNailul Huda
Previous Post

KPK Buka Peluang Periksa Petinggi BI dan OJK Terkait Korupsi Dana CSR

Next Post

Indonesia–Jerman Perkuat Kemitraan Maritim Lewat IGBPF 2025 di Hamburg

Next Post
Indonesia–Jerman Perkuat Kemitraan Maritim Lewat IGBPF 2025 di Hamburg

Indonesia–Jerman Perkuat Kemitraan Maritim Lewat IGBPF 2025 di Hamburg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Yvonne, Indonesia mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan.

Sembilan WNI Ditangkap Israel, Kemenlu Upayakan Pembebasan

20 Mei 2026 | 10:49
Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

Grey Bukan Sekadar Warna, New Balance Rayakan Identitas Urban Lewat Grey Days 2026

20 Mei 2026 | 12:45
Selain rupiah, ringgit Malaysia terkoreksi 0,09%. Dolar Taiwan tertekan 0,07% dan baht Thailand tertekan 0,06%. Won Korea Selatan juga turun 0,04%. Selain itu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008%.

Rupiah Terjun Bebas Menjadi Rp 17.738 Per Dolar AS

20 Mei 2026 | 09:49
Sementara itu, harga emas di Pegadaian tetap naik. Harga emas UBS, Antam, dan Galeri24 masing-masing naik menjadi Rp 2.845.000, Rp 2.887.000, dan Rp 2.782.000 per gram. Ini dikutip dari laman Sahabat Pegadaian Jakarta, Rabu pukul 07.38 WIB. Sebelumnya, harga ketiganya di Pegadaian pada Selasa (19/5/2026) dicatat sebagai berikut. Harga emas UBS Rp 2.788.000, Antam Rp 2.861.000, dan Galeri24 Rp 2.756.000 per gram

Harga Emas Antam Turun, Harga Emas Pegadaian Naik

20 Mei 2026 | 10:16
PT Griya Idola kembangkan proyek terbaru Griya Idola Residence Tangerang

Griya Idola Residence Perumahan Berkonsep Oasis dan Eco-Friendly

21 September 2023 | 16:26
Parlemen Turki resmi hapus produk Coca Cola dan Nestle dari restoran

Coca Cola dan Nestle Resmi Diboikot Di Turki

8 November 2023 | 08:30
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved