Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Pembangunan Ekonomi Papua Seharusnya Bertumpu pada Kakao dan Kopi Bukan Sawit

by Irawan Djoko Nugroho
17 Januari 2026 | 13:29
in Ekonomi
Menurut Billy, kakao dan kopi memiliki keunggulan ekologis dibanding komoditas lain karena tidak mendorong pembabatan hutan yang menyebabkan homogenisasi hutan. Sistem tanamnya pun, masih mempertahankan tutupan hutan. Sehingga, masih ada shade tree dan tanamannya bisa berada di antara hutan produksi, tidak menjadi monokultur.

Ilustrasi: Kakao. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Pembangunan ekonomi Papua semestinya bertumpu pada komoditas yang menjaga hutan dan selaras dengan standar pasar internasional. Karena itu kakao dan kopi dinilai menjadi lebih tepat dikembangkan sebagai andalan ekspor Papua dibanding sawit karena lebih berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan (KEPP) Otonomi Khusus Papua Gracia Josaphat Jobel Mambrasar atau Billy Mambrasa di Jakarta (17/1/2026). Menurut Billy, kakao dan kopi memiliki keunggulan ekologis dibanding komoditas lain karena tidak mendorong pembabatan hutan yang menyebabkan homogenisasi hutan. Sistem tanamnya pun, masih mempertahankan tutupan hutan. Sehingga, masih ada shade tree dan tanamannya bisa berada di antara hutan produksi, tidak menjadi monokultur.

Menurut Billy kembali, jika kakao dan kopi dikembangkan secara konsisten, Papua bukan hanya menjadi lumbung bahan baku, tetapi pusat pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia. Papua memiliki masa depan besar sebagai garda depan ekspor komoditas Indonesia.*

READ  Produksi Batubara Indonesia Tahun 2024 Capai Rekor Tertinggi
Tags: Billy MambrasaGracia Josaphat Jobel MambrasarKakao
Previous Post

Hasilkan Polusi, Kelistrikan Nasional Tidak Bisa Lagi Bertumpu Pada PLTU Batubara

Next Post

Dana IPO GOTO Habis, Dipakai Apa?

Next Post
goto-tidak-terlibat-kasus-korupsi-pengadaan-laptop-kemendikbud

Dana IPO GOTO Habis, Dipakai Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Sebagai informasi, perubahan status indeks pasar modal oleh MSCI akan memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan dana global dan stabilitas makroekonomi suatu negara. Demikian pula jika kategori diturunkan dari Emerging Market menjadi Standalone Market, maka akan memiliki dampak yang ekstrem dibanding bila Indonesia tetap bertahan di status Emerging Market.

Adaptif dan Agile, Strategi OJK Jaga Pertumbuhan Berkelanjutan

28 Oktober 2026 | 17:32
Sementara itu, Presiden Direktur Iqtishad Consulting Indonesia yang juga Ketua Umum MASPERA (Masyarakat Peduli Agraria), Associate Professor Agustianto Mingka, M.A., menyampaikan materi mengenai metodologi yurisprudensi ekonomi Islam sebagai pendekatan untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan baru yang muncul seiring dinamika dan kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.

KDEKS, Iqtishad Consulting dan Bank Indonesia Sulsel Gelar Sharia Economics Academic Development Forum 2026

27 Oktober 2026 | 14:07
sequis-life-asuransi-dwiguna

Literasi Asuransi Indonesia Meningkat, Inklusi Masih Rendah

25 Oktober 2026 | 17:00
Jakarta Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya dan Regenerasi Desainer

Jakarta Fashion Week 2026 Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya dan Regenerasi Desainer

27 Oktober 2026 | 11:39
Logo Danantara

Laba BUMN Naik 18,4 Persen Berkat Transformasi

27 Oktober 2026 | 09:00
5-kebiasaan-finansial-stabil-2026-ifg-life

Literasi Asuransi Indonesia Tertinggal dari Inklusi Keuangan

27 Oktober 2026 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved