Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

IHSG Anjlok Lagi, BEI Hentikan Perdagangan

by Teguh Imam Suyudi
29 Januari 2026 | 13:00
in Bisnis
net-buy-asing-ihsg-rekor-saham-diborong

Ilustrasi Suasana Perdagangan di Bursa Saham dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham atau trading halt pada Kamis, 29/1/2026 (waktu setempat), setelah IHSG anjlok hingga 8 persen dalam satu hari bursa.

Berdasarkan data perdagangan sesi I, pada pukul 09.26 WIB di Jakarta Automated Trading System (JATS), IHSG tercatat melemah 665,89 poin atau 8,00 persen ke level 7.654,66. Pelemahan ini menandai lanjutan tekanan jual di pasar saham domestik.

Tak hanya IHSG, indeks saham unggulan LQ45 juga mengalami penurunan signifikan. Kelompok 45 saham berkapitalisasi besar tersebut turun 62,28 poin atau 7,66 persen ke posisi 750,25.

Menanggapi kondisi tersebut, BEI melakukan penghentian sementara perdagangan selama 30 menit sesuai ketentuan yang berlaku. Perdagangan saham dijadwalkan kembali dibuka sekitar pukul 09.56 WIB tanpa adanya perubahan jadwal perdagangan harian.

Dalam aturan terbaru, BEI menetapkan mekanisme trading halt berjenjang guna menjaga stabilitas pasar. Bursa akan menghentikan perdagangan selama 30 menit apabila IHSG turun lebih dari 8 persen dalam satu hari bursa. Jika penurunan berlanjut hingga melampaui 15 persen, trading halt kembali diberlakukan selama 30 menit. Sementara itu, apabila IHSG anjlok lebih dari 20 persen, BEI dapat melakukan trading suspend hingga akhir sesi perdagangan atau lebih dari satu sesi setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BEI menyatakan penyesuaian ketentuan ini bertujuan memberikan ruang likuiditas yang lebih luas bagi investor agar dapat mengambil keputusan investasi secara lebih rasional dengan mempertimbangkan informasi yang tersedia di pasar.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direksi BEI tertanggal 8 April 2025, yakni Nomor Kep-00002/BEI/04-2025 tentang Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan dalam Kondisi Darurat serta Nomor Kep-00003/BEI/04-2025 mengenai Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.

READ  Cetak Laba Rp711 M di Tengah Terpaan PSAK 117, Tugu Insurance Buktikan Fundamental Kokoh!
Tags: BEIIHSGTrading Halt
Previous Post

Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan Kawasan

Next Post

Korban Perang Rusia–Ukraina Hampir Dua Juta Orang

Next Post
Rusia Tingkatkan Serangan Ke Ukraina

Korban Perang Rusia–Ukraina Hampir Dua Juta Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

dsi-perkuat-ekosistem-ekspor-komoditas-strategis-nadi

DSI Perkuat Ekosistem Ekspor Komoditas Strategis

1 Oktober 2026 | 21:00
Ekonomi Digital Indonesia Hampir Sentuh US$100 Miliar, Pimpin ASEAN dalam Adopsi AI dan Video Commerce

Ekonomi Digital Indonesia Hampir Sentuh US$100 Miliar, Pimpin ASEAN dalam Adopsi AI dan Video Commerce

13 November 2025 | 21:47
Manfaat Daun Pegagan atau Centella Asiatica untuk Kesehatan Kulit

Manfaat Daun Pegagan atau Centella Asiatica untuk Kesehatan Kulit

18 September 2023 | 16:30
Jobstreet by SEEK Hadirkan AI untuk Rekrutmen yang Lebih Terintegrasi

Jobstreet by SEEK Hadirkan AI untuk Rekrutmen yang Lebih Terintegrasi

18 September 2026 | 16:09
prof-bahrullah-akbar-resmi-pimpin-iarmi-2025-2030

Prof. Bahrullah Akbar Resmi Pimpin IARMI 2025-2030

29 September 2026 | 14:00
PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)

MAPA Mencatat Pencapaian Cemerlang di Tahun 2023

30 Maret 2024 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved