Jakarta, CoreNews.id — Polri memperkirakan akan terjadi pergerakan 143,9 juta orang selama libur Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026. Pergerakan ini dipredikasi terjadi dalam 2 gelombang arus mudik. Gelombang pertama terjadi pada tanggal 14 sampai tanggal 15 Maret 2026. Kemudian gelombang kedua pada tanggal 18 sampai tanggal 19 Maret 2026.
Hal tersebut disampaikan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, (2/3/2026). Menurut Dedi, Polri akan menggelar Operasi Ketupat mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 demi mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Beberapa kegiatan manajemen rekayasa arus lalin di jalur tol juga akan dilaksanakan. Seperti misalnya, ganjil genap, one way, contraflow, delaying system, atau buffer zone di pelabuhan.
Selain itu, sebanyak 161.243 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi tersebut untuk mengamankan jalur mudik, pusat keramaian, serta objek-objek vital lainnya. Polri juga akan mendirikan 2.746 posko yang terdiri atas 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu.*













