Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi Mulai April Imbas Harga Minyak Global

by Miroji
27 Maret 2026 | 15:07
in Nasional
Malaysia Rayakan Hari ASEAN ke-58, Angkat Tema Inklusif dan Berkelanjutan

sumber foto: x

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah Malaysia akan memangkas kuota bahan bakar bersubsidi mulai April 2026 sebagai respons atas lonjakan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan kuota bensin RON95 bersubsidi dikurangi dari 300 liter menjadi 200 liter per warga. Meski demikian, harga subsidi tetap dipertahankan sebesar 1,99 ringgit per liter.

“Langkah ini diambil sambil menunggu stabilisasi pasokan minyak global,” ujar Anwar, Jumat, 27 Maret 2026.

Kebijakan tersebut diambil di tengah lonjakan belanja subsidi energi. Pemerintah mencatat subsidi bulanan untuk bensin dan solar meningkat drastis hingga 3,2 miliar ringgit, bahkan berpotensi mencapai 4 miliar ringgit per bulan.

Meski harga minyak tinggi meningkatkan pendapatan negara, pemerintah menilai kondisi ini berisiko mendorong inflasi. Karena itu, pembatasan kuota dilakukan untuk menekan beban fiskal sekaligus mencegah penyalahgunaan.

Di sisi lain, pemerintah tetap menjaga harga subsidi, termasuk solar di Sabah dan Sarawak sebesar 2,15 ringgit per liter. Pembatasan juga diterapkan per kendaraan, mulai dari 50 hingga 150 liter per transaksi.

Pemerintah turut mempertimbangkan kebijakan tambahan seperti kerja dari rumah guna menekan konsumsi BBM.

READ  Raffi Ahmad-Gus Miftah dkk Dilantik Jadi Utusan Khusus Presiden
Tags: Anwar IbrahimBBM Subsidiharga minyak globalInflasiMalaysiaRON95subsidi energi
Previous Post

Trump Akan Kunjungi Beijing, China Harap Hubungan dengan AS Membaik

Next Post

Batubara dan Nikel Akan Dikenakan Bea Keluar Untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

Next Post
Menurut Lilik, kebutuhan batubara sebagai bahan bakar utama untuk industri semen dalam negeri, baik perusahaan semen milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta sepanjang tahun ini, sebesar 12,5 sampai 14 juta ton per tahun.

Batubara dan Nikel Akan Dikenakan Bea Keluar Untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 75% dalam dua bulan pertama dan kemudian meningkat menjadi 80% seiring dengan pertumbuhan permintaan. Dan guna menarik penumpang pada tahap awal pengoperasian rute, Transnusa menawarkan tarif mulai Rp2,799 juta untuk penerbangan sekali jalan.

TransNusa Buka Rute Langsung Jakarta-Bangkok, Tarif Mulai Rp2,799 juta  

10 Agustus 2026 | 11:16
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved